Konsep Kacamata AR Apple Tunjukan Masa Depan

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 27 Sep 2017 08:03 WIB
apple
Konsep Kacamata AR Apple Tunjukan Masa Depan
Apple dirumorkan akan memanfaatkan teknologi Face ID pada kacamata Augmented Reality yang tengah dikembangkannya.

Metrotvnews.com: Face ID hadir untuk menggantikan pemindai sidik jari pada iPhone X, dan turut dinilai mengindikasikan penanda dari teknologi dan inovasi yang akan dihadirkan Apple di masa mendatang. Hal ini juga dikaitkan dengan rumor kacamata Augmented Reality (AR) yang tenagh dikembangkannya.

Apple dikabarkan tengah mengembangkan kacamata berteknologi AR serupa Google Glass, meski tanpa dukungan kamera berkemampuan memotret atau merekam tanpa sepengetahuan obyek yang direkamnnya. Rumor terbaru menampilkan konsep menarik tentang keterkaitan Face ID dan kacamata tersebut.

Phone Arena melaporkan, Face ID akan dimanfaatkan Apple sebagai teknologi utama pada kacamata Apple AR. Apple juga disebut masih memiliki banyak waktu untuk menyempurnakan teknologi pengenalan wajahnya tersebut, serta berpotensi untuk membekali kacamata AR karyanya dengan teknologi canggih lainnya.

Sebelumnya, beredar informasi terkait dengan aplikasi ARKit seperti IKEA Place dan berbagai aplikasi pengukuran yang mendukung kesan transformatif tersebut. Laporan awal menyebut bahwa Apple tengah dalam tahap awal pengembangan kacamata cerdasnya tersebut, dan akan tersedia di pasar pada tahun 2019 mendatang.

Sementara itu, Apple tidak lagi menggunakan Bing sebagai mesin pencari (search engine) untuk hasil pencarian Siri di iOS dan Spotlight di macOS. Sebagai gantinya, Apple menggunakan mesin pencari Google, dan perubahan ini sudah mulai digulirkan pada para pengguna iPhone dan Mac.

Resmi tersedia di pasar beberapa waktu lalu, pemilik iPhone 8 disarankan untuk berhati-hati menjaga panel kaca pelindung bagian belakang ponsel agar tidak pecah. Hal tersebut dikarenakan proses perbaikan panel kaca tersebut disebut Apple cukup sulit.

Penggantian lapisan kaca pada bodi belakang iPhone 8 tidak termasuk dalam garansi penggantian layar senilai USD29 atau Rp400 ribu, melainkan dianggap sebagai biaya kerusakan di luar garansi penggantian seharga USD99 atau kisaran Rp1,3 juta.


(MMI)