Australia Pakai Drone dan AI untuk Deteksi Hiu di Pantai

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 28 Aug 2017 11:54 WIB
teknologidrone
Australia Pakai Drone dan AI untuk Deteksi Hiu di Pantai
Australia ingin meminimalisir serangan hiu. (Alan Menzies via Getty Images)

Metrotvnews.com: Manusia kurang mampu mengenali hiu dengan melihat data yang diambil dari udara.

Tingkat akurasi manusia hanya mencapai 30 persen, yang tidak akurat untuk memastikan para pengunjung pantai tidak diserang hiu. Untuk itulah Australia mengembangkan cara yang lebih bisa diandalkan untuk melihat hiu.

Per bulan September, Australia akan menggunakan sejumlah drone bernama Little Ripper untuk memonitor beberapa pantai akan keberadaan hiu. Drone tersebut kemudian akan mengirimkan gambar yang mereka tangkap ke sistem kecerdasan buatan yang dapat mengidentifikasi hiu secara real-time dengan tingkat akurasi 90 persen, lapor Engagdet.

Software ini masih akan dijalankan oleh manusia, yang juga bertugas melakukan verifikasi data. Namun, sistim otomatisasi ini akan bisa bekerja dengan cepat dan cukup akurat untuk memastikan tidak ada orang yang diserang hiu. 

AI ini menggunakan sistem pembelajaran mesin klasik. Para peneliti akan melatih AI untuk menyadari keberadaan hiu berdasarkan video dari udara dan membedakannya dari makhluk hidup lain yang ada di air.

Pendekatan ini tidak hanya membuat AI bisa mengenali hiu, tapi juga menyadari keberadaan lumba-lumba, paus dan binatang laut lain yang menarik perhatian peneliti. Dengan begitu, para peneliti bisa menemukan cara untuk menghitung populasi binatang tersebut dengan lebih akurat.

Selain itu, penggunaan drone untuk mengambil gambar dari udara berarti helikopter tidak perlu digunakan. Drone ini juga akan dilengkapi dengan suar dan rakit, jadi, drone ini bisa langsung memberikan pertolongan pada orang-orang yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, Little Ripper juga memiliki pengusir hiu elektronik yang bisa digunakan untuk membuat hiu menjauh sampai tim penyelamat datang. 


(MMI)

Video /