Aplikasi Ayo Mudik Dibuat dalam 3 Minggu

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 20 Jun 2017 07:40 WIB
kominfoandroidaplikasidigitalnkrimudik lebaran 2017
Aplikasi Ayo Mudik Dibuat dalam 3 Minggu
Project Lead Ayo Mudik, Agung Pratama. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejak diluncurkan pemerintah pada 15 Juni lalu, aplikasi Ayo Mudik telah diunduh sebanyak 8.900 kali. Hal ini disampaikan oleh Project Lead Ayo Mudik, Agung Pratama saat ditemui di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (19/6/2017). 

"Untuk saat ini, aplikasi Ayo Mudik masih di platform Android saja. Pertimbangannya, karena masih banyak orang yang menggunakan platform Android. Namun, tidak menutup kemungkinan, ke depan, kita akan mengembangkan versi iOS," ujar Agung. 

Agung bercerita, pembuatan aplikasi Ayo Mudik berawal dari inisiatif Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. "Awal mulanya, dalam sebuah acara teknologi, Pak Rudiantaran menyampaikan inisiatif ini. Kebetulan, kami bergerak di bidang teknologi dan aplikasi Ayo Mudik sesuai dengan visi dan misi kami," kata Agung. 

Mulai dari ide sampai peluncuran, pengembangan aplikasi Ayo Mudik memakan waktu selama kurang lebih 3 minggu. Untuk mengembangkan aplikasi tersebut, kata Agung, Kudo mengerahkan kurang lebih 20 orang developer. 

Salah satu fitur yang bisa diakses melalui aplikasi ini adalah cuaca. Untuk menyediakan data terkait cuaca, Kudo bekerja sama dengan BMKG. Fitur lain yang ada adalah jalur mudik. Untuk mendapatkan soal jalur mudik ini, Kudo juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. 

Saat ini, aplikasi Ayo Mudik hanya menyediakan jalur mudik untuk kawasan Pulau Jawa. Namun, pada hari Rabu, Agung berkata, mereka berencana untuk meluncurkan update peta mudik untuk Pulau Sumatera dan Bali. Menurut Agung, tantangan terbesar dalam mengembangkan aplikasi Ayo Mudik adalah waktu yang sempit.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.