Microsoft Adopsi Chromium ke Peramban Edge

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 07 Dec 2018 15:42 WIB
microsoft
Microsoft Adopsi Chromium ke Peramban Edge
Microsoft akan mengadopsi Chromium untuk pengembangan peramban Edge versi desktop.

Jakarta: Microsoft merangkul proyek open source karya Google, Chromium, untuk pengembangan Edge di desktop. Microsoft juga mengumumkan pemisahan update peramban dari Windows 10.

Microsoft turut mengumumkan bahwa Edge akan tersedia ke seluruh versi yang mendukung di Windows dan macOS. Sebagai informasi, Microsoft meluncurkan Edge pada bulan Juli 2015 sebagai peramban utama atau default, dan eksklusif, pada Windows 10.

Sayangnya, tingkat adopsi perangkat ini tidak terlalu tinggi, meski pada bulan September 2017 lalu, Microsoft mengklaim Edge telah tersedia di 330 juta perangkat aktif. Microsoft tidak pernah mengungkap angka pengguna aktif selain kalimat ratusan juta pengguna.

Sementara itu, Google mengklaim peramban karyanya, Chrome, telah melampaui satu miliar pengguna aktif pada bulan Mei 2015 lalu. Sedangkan Edge dilaporkan mencakup 4,34 persen pangsa pasar saat ini.

Setelah mengadopsi proyek Chromium, mesin perender Edge yaitu EdgeHTML, akan diganti menjadi mesin perender Blink, dan mesin Chakra JavaScript akan diganti menjadi V8. Microsoft juga akan mengadopsi rangkaian UI, untuk penggunaan platform non-Windows 10.

Microsoft berharap beralih ke Chromium akan menciptakan kompatibilitas web untuk pelanggannya, dan meminimalisir fragmentasi web untuk seluruh pengembang web. Platform web Edge kemudian akan selaras dengan standar web dan peramban berbasis Chromium.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.