Facebook Messenger Mulai Gulirkan Opsi Unsend

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 15 Nov 2018 08:32 WIB
facebook
Facebook Messenger Mulai Gulirkan Opsi Unsend
Facebook Messenger mengumumkan telah mulai menggulirkan update berisi opsi pesan Unsend.

Jakarta: Facebook mengonfirmasikan pada minggu lalu terkait dengan rencananya untuk menambahkan opsi pesan Unsend ke aplikasi versi iOS dan Android miliknya. Kala itu, Facebook menyebut fitur ini akan segera hadir.

Kini, TechCrunch melaporkan bahwa Facebook Messenger mengumumkan opsi pesan Unsend telah mulai digulirkan. Negara pertama yang menerima fitur ini adalah Bolivia, Kolombia, Lithuania, dan Polandia.

Untuk menghapus pesan yang tidak sengaja terkirim, pengguna perlu mengetuk dan menahan beberapa saat, serta memilih opsi Remove for Everyone. Pesan ini akan secara permanen menghapus di percakapan kedua partisipan.

Namun, Facebook menahan sementara waktu hanya untuk memastikan bahwa perusahaannya dapat meninjau jika pesan dilaporkan sebagai pesan pelecehan. Pengguna hanya dapat menghapus pesan selama kurun waktu 10 menit setelah terkirim.

Facebook berpendapat bahwa pesan yang benar-benar terkirim secara tidak sengaja akan dihapus pengguna setelah satu menit. Sehingga kurun waktu 10 menit dinilai menjadi jeda waktu yang lebih dari cukup untuk kasus pengiriman pesan tanpa sengaja.

Sebelumnya, Facebook diam-diam meluncurkan aplikasi video berdurasi pendek yang disebut dengan nama Lasso. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk membuat dan membagikan video dengan filter dan efek khusus.

Sementara itu, perbedaan pandangan politik dilaporkan sebagai penyebab kepergian pendiri Oculus, Palmer Luckey, dari perusahaan yang didirikannya. Namun, CEO Facebook Mark Zuckerberg sempat membantah alasan yang sempat dirumorkan tersebut.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 week Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.