Q3 2018, Samsung Diprediksi Untung Besar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 05 Oct 2018 14:53 WIB
samsung
Q3 2018, Samsung Diprediksi Untung Besar
Samsung Galaxy S9. (AFP Photo / Lluis Gene)

Jakarta: Samsung memperkirakan, mereka akan mendapatkan keuntungan operasional paling besar yang pernah mereka dapat pada Q3. Kemungkinan, mereka bisa mendapatkan untung besar berkat tingginya permintaan akan chip memori mereka.

Perusahaan asal Korea Selatan itu mengatakan, keuntungan operasional mereka akan mencapai sekitar KRW17,5 triliun, naik 20 persen dari periode yang sama pada tahun lalu, menurut laporan CNET.

Samsung juga diperkirakan akan mendapatkan penghasilan sebesar KRW65 triliun, yang merupakan pendapatan terbesar mereka. Ini menunjukkan kenaikan lima persen dari pendapatan mereka pada tahun lalu. 

Selama ini, Samsung dikenal sebagai perusahaan pembuat smartphone dan TV terbesar di dunia. Namun, sebenarnya, mereka juga merupakan perusahaan yang berhasil menjual chip memori paling banyak di dunia.

Tahun lalu, Samsung menjadi perusahaan pembuat chip dengan penghasilan terbesar di dunia, mengalahkan Intel yang telah memimpin di industri chip selama bertahun-tahun. 

Pada Q2, bisnis memori Samsung mengalami kenaikan 33 persen. Sementara pendapatan divisi mobile mereka justru mengalami penurunan sebesar 22 persen.

Alasan menurunnya pendapatan divisi mobile Samsung adalah karena permintaan akan smartphone premium barunya tidak terlalu tinggi. 

Galaxy S9 dan S9 Plus yang mulai dijual di pasar pada 16 Maret. Kedua ponsel itu menawarkan fitur kamera dan audio yang lebih baik. Meskipun begitu, penjualan kedua ponsel itu tidak terlalu baik. Faktanya, dalam industri smartphone, pangsa pasar Samsung justru mengalami penurunan. 

Pada kuartal lalu, Samsung juga memeringatkan bahwa "kondisi pasar kemungkinan akan tetap menantang pada semester kedua di tengah-tengah kompetisi harga dan peluncuran berbagai produk baru."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.