Fossil Ungkap Smartwatch Q Gen 4 Baru

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 07 Aug 2018 10:49 WIB
google
Fossil Ungkap Smartwatch Q Gen 4 Baru
Fossil meluncurkan smartwatch Q Gen 4 baru dengan dukungan sistem operasi Wear OS dan Qualcomm Snapdragon 2100.

Jakarta: Fossil semakin menunjukan keseriusannya pada ranah smartwatch, dengan meluncurkan rangkaian baru perangkat wearable lini Q baru generasi keempat, bersistem operasi Google Wear OS dan didukung chip platform Qualcomm Snapdragon Wear 2100.

Lini Q baru ini merupakan versi perangkat lebih baik jika dibandingkan dengan seri sebelumnya. Menurut Fossil, terdapat sejumlah fitur yang dihadirkannya pada smartwatch Q Gen 4. Fitur tersebut termasuk pelacak detak jantung, NFC, Untethered GPS dan Swimproof Fungtionality.

Selain itu, berkat optimalisasi yang dilakukan pada baterai, pengguna jam tangan cerdas Q Gen 4 baru ini akan dapat mengisi ulang daya baterai perangkat dalam kurun waktu satu jam, agar dapat digunakan selama satu hari penuh.

Koleksi baru ini tersedia dengan lebih 36 dial eksklusif, dan dibekali dengan dukungan aplikasi pihak ketiga dalam jumlah lebih banyak. Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan foto media sosial sebagai latar belakang dari permukaan jam tangan cerdas mereka.

Rangkaian perangkat Q Gen 4 ini tersedia dalam beberapa varian, termasuk Fossil Q Venture HR dan Fossil Q Explorist HR, yang telah tersedia di pasar. Kedua perangkat ini diklaim memiliki persamaan yaitu mampu menghadirkan pengalaman penggunaan holistik.

Selain didukung Qualcomm Snapdragon Wear 210, jam tangan cerdas baru Fossil ini juga menawarkan daya tahan baterai selama 24 jam, dukungan Bluetooth dan NFC, pengisian daya magnetik dan sinkronisasi nirkabel, tali yang dapat diganti, serta layar sentuh digital.

Seluruh smartwatch Fossil Q Gen 4 akan kompatibel dengan perangkat bersistem operasi iOS 9.3 dan seterusnya, serta Android 4.4 dan seterusnya, meski tidak kompatibel dengan perangkat Android Go. Smartwatch ini dipasarkan seharga USD225 (Rp3,3 juta) hingga USD275 (Rp3,9 juta) dalam beberapa minggu mendatang.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.