Telkomsel Pamer Penggunaan 5G di GBK

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 10 Aug 2018 13:46 WIB
telkomseltelekomunikasi
Telkomsel Pamer Penggunaan 5G di GBK
Telkomsel menyediakan ruang khusus bertajuk 5G Experience Zone di Gelora Bung Karno.

Jakarta: Telkomsel menyediakan 5G Experience Zone di Gelora Bung Karno. Untuk membuat tempat ini, Telkomsel menghabiskan dana lebih dari USD1 juta. 

Presiden Direktur Telkomsel Ririek Adriansyah juga menjelaskan apa saja yang telah Telkomsel lakukan untuk mendukung Asian Games.

"Kami telah menggelar kira-kira 1.000 BTS tambahan dan 15 mobile BTS. Kami juga menyediakan 100 mobile GraPARI untuk memastikan layanan di sekitar kawasan Asian Games," katanya saat ditemui di Glora Bung Karno. 

Telkomsel juga menyediakan 27 ribu SIM car untuk relawan dan atlet Asian Games. Kartu tersebut harus diregistrasi. Untungnya, mekanisme registrasi kartu SIM dipermudah oleh Telkomsel.

Pengguna baru tidak perlu memasukkan NIK atau nomor KK-nya lagi. Sebagai gantinya, mereka cukup memasukkan nomor ID. Telkomsel kemudian akan mencocokkan ID itu dengan database yang mereka miliki yang berisi informasi pengguna, termasuk nomor KTP atau passport. 

Ririek mengklaim bahwa jaringan Telkomsel telah mencakup keseluruhan kawasan tempat para atlet tinggal. 

Sementara itu, dalam 5G Experience Zone, Anda akan menemukan berbagai penggunaan dari 5G. Salah satunya adalah Future Driving. Anda bisa mengendalikan sebuah mobil mainan melalui kendali terpisah. Untuk melihat apa yang ada di hadapan mobil-mobilan, Anda bisa menggunakan headset VR (Virtual Reality). 



Selain itu, Telkomsel juga menunjukkan kemampuan dari 5G. Kali ini, Telkomsel bisa mencapai kecepatan hingga 16Gbps dengan latensi kurang dari 1 milidetik. Contoh lainnya adalah penggunaan 5G dalam bidang robotik. 

Dalam booth bernama Beat the Robot ini, ANda harus bermain suit -- batu, gunting, kertas. Namun, menggunakan sensor, robot bisa melacak bentuk tangan Anda dan mengeluarkan gerakan untuk mengalahkan Anda. 



Meski demonstrasi ini sederhana, Director of Planning & Transformation Telkomsel, Edward Ying Siew Heng mengatakan, jaringan 5G bisa digunakan untuk mengendalikan robot di pabrik atau membantu dokter bedah melakukan operasi dari jauh. 

Contoh paling menarik yang Telkomsel pamerkan adalah bus otonom. Sayangnya, kendaraan ini belum beroperasi. Terkait pengembangan mobil otonom, Ririek mengaku bahwa menyediakan mobil otonom di Indonesia bukanlah hal yang mudah. 

"Perlu ekosistem. Bus otonom memang bagus untuk lalu lintas, jika semua mobil merupakan mobil otonom," katanya. "Kecuali mobil otonom digunakan hanya dalam kawasan tertutup."


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.