Alexa Tertawa Sendiri, Amazon Segera Pasang Pembaruan

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 08 Mar 2018 15:26 WIB
amazon
Alexa Tertawa Sendiri, Amazon Segera Pasang Pembaruan
Amazon memperbaiki permasalahan menyoal kemampuan Alexa tertawa sebagai respon frasa perintah terkait.

Jakarta: Sejumlah pengguna perangkat yang mendukung asisten virtual Amazon, Alexa, melaporkan pengalaman mereka mendengarkan suara tawa aneh dan tidak terduga. Amazon mengaku telah mengetahui permasalahan tersebut dan tengah berupaya memperbaikinya.

Amazon kemudian turut menyebut bahwa perusahaannya berencana untuk memperbaiki permasalahan ini melalui tindak penonaktifan frasa "Alexa, laugh", dan mengganti perintah menjadi "Alexa, can you laugh?".

Selain itu, Amazon juga menilai frasa baru tersebut memiliki potensi salah arti lebih kecil jika dibandingkan dengan frasa sebelumnya. Dengan kata lain, software Alexa sering kali menyalahartikan kata dan frasa umum yang terdengar serupa dengan frasa perintah tertawa.

Perwakilan Amazon turut menjelaskan bahwa perusahaannya juga mengubah respons Alexa terkait frasa baru tersebut, dari sekadar tertawa, menjadi jawaban berupa kalimat yang menyatakan bahwa dirinya dibekali kemampuan dan dapat tertawa, kemudian diikuti oleh suara tawa kecil.

Sejumlah pengguna perangkat yang didukung Alexa menuangkan kegelisahan mereka melalui media sosial, termasuk Twitter, yang sempat menjadi trending topic. Menurut informasi dari jejaring sosial ini, Alexa mulai tertawa tanpa pengguna mengucapkan perintah apapun.

Tawa Alexa ini sempat dikira oleh sejumlah pengguna sebagai tawa dari orang di sekitar mereka. Hal ini diakui pengguna menimbulkan ketakutan, terutama saat berada di rumah sendirian. Sejumlah pengguna lain mengaku mengatasi masalahan ini dengan mencabut kabel dari stop kontak listrik.

Salah satu pengguna yang berhasil mengabadikan momen tersebut dan mengunggahnya dalam bentu video berdurasi empat detik di Twitter adalah akun bernama CapHandlebar. Video tersebut menampilkan Alexa saat tengah tertawa.

 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.