Hacker Bisa Gampang Kosongkan Mesin ATM

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 30 Jan 2018 12:08 WIB
cyber security
Hacker Bisa Gampang Kosongkan Mesin ATM
Ilustrasi.

Jakarta: Diebold Nixdorf Inc dan NCR Corp, dua perusahaan pembuat mesin ATM, telah mengeluarkan peringatan bahwa kriminal siber tengah menargetkan ATM di Amerika Serikat dengan serangan yang akan membuat mesin mengeluarkan uang yang ada di dalamnya. Metode serangan ini disebut "jackpotting".

Sayangnya, kedua pembuat mesin ATM itu tidak menyebukan korban atau berapa banyak uang yang telah dicuri. Memang, metode jackpotting mulai sering digunakan dalam beberapa tahun belakangan.

Namun, masih belum diketahui berapa banyak uang yang hilang karena biasanya polisi dan korban enggan untuk menyebutkan jumlah uang yang hilang. 

Serangan ini dilaporkan pada hari Sabtu oleh situs keamanan siber Krebs on Security. Disebutkan, serangan jackpotting telah dimulai sejak tahun lalu di Meksiko. Diebold dan NCR mengonfirmasi pada Reuters akan hal ini dan mengaku mereka telah memperingatkan klien mereka.

NCR berkata kejadian jackpotting di Amerika Serikat pertama kali terjadi pada hari Jumat lalu. Mereka mengatakan, mesin ATM buatan mereka tidak menjadi target, walau maraknya penggunaan metode jackpotting mengkhawatirkan seluruh industri ATM khawatir. 

"Semua penyedia ATM harus mengambil langkah yang tepat untuk melindungi ATM mereka dari jenis serangan ini," tulis peringatan NCR.

Sementara itu, Diebold Nixdorf berkata bahwa pihak berwajib memperingatkan mereka bahwa para hacker menargetkan salah satu model mesin ATM mereka yang sudah tua.

US Secret Service mengirimkan peringatan pada para bank, menyebutkan bahwa hacker mengincar ATM yang berdiri sendiri, menurut laporan Krebs on Security. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.