LG Menyerah di Pasar Tiongkok

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 06 Feb 2018 08:09 WIB
lg
LG Menyerah di Pasar Tiongkok
LG memutuskan untuk berhenti menjual smartphone di Tiongkok. (Medcom.id)

Jakarta: Laporan keuangan LG terbaru menunjukkan bahwa mereka hanya menjual 13,9 juta smartphone pada tahun lalu.

Divisi mobile mereka berhasil mendapatkan USD10,52 miliar (Rp142 triliun) pada 2017, tapi perusahaan asal Korea Selatan itu masih terus merugi. Sekarang, berita terbaru dari Tiongkok menyebutkan bahwa LG resmi akan berhenti berjualan di Negeri Tirai Bambu tersebut. 

Memang, selama 2017, LG tidak meluncurkan smartphone baru di Tiongkok. Namun, kini, mereka resmi mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi beroperasi di negara tersebut, seperti yang dilaporkan oleh Phone Radar

"Bisnis ponsel LG telah berhenti beroperasi di Tiongkok," ujar juru bicara LG di kantor Beijing. Smartphone terakhir yang LG tambahkan ke situs resmi mereka di Tiongkok adalah LG G5 SE yang diluncurkan pada Mei 2016. 

LG memang sempat mendapatkan sedikit keuntungan pada Q1 2017. Sayangnya, divisi mobile mereka terus mengalami kerugian selama 11 kuartal berturut-turut. Selain itu, di Tiongkok, LG juga harus menghadapi kompetisi ketat dari para pemain lokal.

Pasar Tiongkok sendiri sudah mulai terlihat jenuh. Tampaknya inilah yang menjadi alasan dari keputusan LG untuk keluar dari pasar smartphone Tiongkok. LG hanya berhenti menjual smartphone di Tiongkok. Selain itu, bisnis elektronik konsumen mereka terus berjalan seperti biasa. 

Sementara itu, di Amerika Utara, yang merupakan pasar terbesar untuk LG, perusahaan Korea Selatan itu harus bersaing ketat dengan Apple dan Samsung. Di Eropa, pangsa pasar LG tak kunjung mengalami pertumbuhan sementara Huawei justru menjadi merek nomor satu di benua tersebut.

Di negara-negara Asia, merek Tiongkok biasanya mendominasi karena mereka bisa menawarkan harga yang lebih terjangkau. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.