Facebook Hapus Lebih dari 1,5 Miliar Akun Palsu

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 17 Nov 2018 11:20 WIB
facebook
Facebook Hapus Lebih dari 1,5 Miliar Akun Palsu
Facebook menyebut telah menghapus sebanyak 1,5 miliar akun palsu di jejaring sosial miliknya.

Jakarta: Dalam periode antara April hingga September tahun ini, Facebook telah memblokir sebanyak 1,5 miliar akun palsu dari jaringannya, dan menghapus sebanyak 2,1 miliar bagian dari spam.

Facebook juga membagikan informasi ini melalui Community Standards Report di situsnya.

Laporan ini menjelaskan secara terperinci cara Facebook menangani permasalahan seperti ketelanjangan orang dewasa, ujaran kebencian, propaganda teroris, konten mengandung kekerasan, dan akun palsu.

Menurut Facebook, banyak akun palsu sebagai hasil langsung dari penyerangan siber. Jejaring sosial ini lebih baik dalam mengenali dan mencegah konten mengandung kekerasan sebelum dapat ditonton atau dilaporkan oleh pengguna jaringannya.

Selain itu, laporan Facebook ini juga menyebut bahwa sebanyak 95,5 persen konten mengandung kekerasan berhasil ditanganinya sebelum dilaporkan oleh pengguna. Facebook saat ini tengah menggalakan pengawasan kontinuitas terkait propaganda berita palsu.

Facebook juga tengah berupaya keras dalam mengembalikan kepercayaan pengguna akibat pelanggaran keamanan yang baru-baru ini dialaminya, berdampak pada sekitar 50 juta akun pengguna jejaring sosialnya.

Sebelumnya, Facebook mengubah algoritma untuk linimasanya, yang akan memengaruhi penyebaran konten. Kali ini, tujuan perubahan tersebut adalah untuk mengurangi konten yang "sensasional dan provokatif".

Facebook tidak hanya berusaha untuk mengurangi artikel dengan judul clickbait, tapi juga konten yang mengandung informasi yang salah dan konten bermasalah yang mungkin tidak bisa langsung diblokir.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 week Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.