Kemenkominfo Blokir 133 Aplikasi dan Situs Fintech Ilegal

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 18 Dec 2018 15:59 WIB
fintech
Kemenkominfo Blokir 133 Aplikasi dan Situs Fintech Ilegal
Rudiantara menyebut telah memblokir sebanyak 133 akun dan situs fintech ilegal.

Jakarta: Pelaporan pengguna layanan terkait perlakuan tidak menyenangkan dari sejumlah perusahaan teknologi finansial sempat menyita perhatian masyarakat. Ini tidak terkecuali instansi pemerintahan terkait, termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut, Kementerian yang dipimpinnya telah bergerak pro-aktif untuk melakukan pemblokir aplikasi dan situs perusahaan teknologi (fintech) yang telah dikonfirmasi tidak memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kalau OJK mengatakan ini terdaftar, berizin, sisanya ilegal. Langsung kita blok aja, akunnya kita minta tutup. Biar masyarakat tenang,” ujar Rudiantara.

Selain itu, Rudiantara menyebut selama satu pekan terakhir memanfaatkan mesin crawling milik Kemenkominfo untuk melakukan pelacakan pada aplikasi dan situs fintech.

Pada pelacakan tersebut, Kemenkominfo menjaring sebanyak 133 aplikasi dan situs. Hasil temuan tersebut diberikan Kemenkominfo kepada OJK untuk menjalani proses pemeriksaan terkait legalitas.

Rudiantara turut menyebut saat ini pemerintah dengan mengembangkan sistem pelacakan, sehingga mempercepat proses pemblokiran aplikasi dan situs fintech tidak berizin.

Sebagai informasi, situs resmi ojk.go.id mencantumkan sebanyak 78 perusahaan fintech yang telah mendapatkan izin dan terdaftar di OJK. Sementara itu, Pos Pengaduan Korban Pinjaman Online oleh Lembaga Bantuan Hukum dilaporkan menerima sebanyak 1.330 aduan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.