Diam-Diam, Instagram Lite Muncul di Google Play Store

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 28 Jun 2018 13:10 WIB
media sosialinstagram
Diam-Diam, Instagram Lite Muncul di Google Play Store
Instagram Lite diam-diam meluncur di Play Store.

Jakarta: Pertumbuhan pengguna Instagram di masa depan tergantung pada masyarakat di negara-negara berkembang. Karena itu, diam-diam, mereka meluncurkan Instagram Lite di Google Play Store. 

"Aplikasi Instagram Lite kecil, memungkinkan Anda untuk menghemat memori ponsel Anda dan mengunduhnya dengan cepat," tulis bagian deskripsi. Dengan ukuran 573KB, Instagram Lite memakan ruang 1/55 dari aplikasi Instagram utama, yang membutuhkan 32MB.

Aplikasi Instagram Lite memungkinkan Anda untuk memasang filter pada foto sebelum mengunggahnya ke lini masa atau Stories, menonton Stories atau mengakses Explore. Namun, saat ini, Instagram Lite belum bisa digunakan untuk berbagi video atau mengirim Direct Message. 

Instagram Lite menyelesaikan banyak masalah yang dirasakan oleh pengguna smartphone di negara-negara berkembang. Mereka biasanya menggunakan ponsel kelas pemula dengan memori yang tidak terlalu besar. Selain itu, mereka juga biasanya menggunakan jaringan internet yang lebih lambat atau paket data dengan kuota yang tidak terlalu besar. 

Dengan menggunakan Instagram Lite, pengguna di negara berkembang mungkin tidak lagi harus bingung menghapus foto di ponsel untuk mengosongkan memori atau menunggu waktu lama ketika membuka foto teman-temannya. 

Kepada TechCrunch, juru bicara Instagram mengonfirmasi bahwa aplikasi Instagram Lite telah mulai diuji di Meksiko minggu ini.

"Kami menguji versi baru dari Instagram untuk Android yang akan memakan memori lebih sedikit, menggunakan data lebih sedikit dan bisa dibuka dengan lebih cepat," katanya. 

Sayangnya, mereka tidak menjelaskan apakah mereka akan tetap menampilkan iklan di aplikasi ini. Nantinya, Instagram Lite akan diluncurkan di lebih banyak negara dan akan dilengkapi dengan fitur pengirim pesan dan pengguna akan bisa mengunggah video. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.