Dibawa InOne, Lenovo Tanpa Perwakilan di Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 02 Oct 2018 15:21 WIB
lenovosmartphone
Dibawa InOne, Lenovo Tanpa Perwakilan di Indonesia
Lenovo K9.

Jakarta: Hari ini smartphone Lenovo kembali terdengar di Indonesia lewat Lenovo K9. Menariknya, peluncuran kali ini justru tidak dihadiri oleh pihak Lenovo, melainkan diumumkan oleh InOne Smart Technology. Mengapa dan siapa perusahaan ini?

Digital & Corcomm Manager InOne Smart technology Evan Anggaratika menjelaskan bahwa perusahaannya adalah perusahan manufaktur dan distribusi asal Tiongkok yang sudah memiliki fasilitras manufaktur di Cengkareng, dan dua lagi di Tiongkok.

Evan menjelaskan bahwa mereka adalah produsen ponsel Lava yang dikenal di kota-kota tier dua seluruh Indonesia. Lantas, bagaimana Lenovo kemudian bisa hadir di Indonesia lagi tanpa kehadiran perwakilan pihak Lenovo di acara tersebut?

"Jadi sebetulnya Lenovo overseas atau Lenovo di luar Tiongkok sudah tidak lagi aktif. InOne Smart Technology bekerja sama dengan Lenovo kini mengelola overseas Lenovo yang sudah tidak aktif. Ada 24 negara yang kini operasionalnya di pegang kami," ungkap Evan.

Evan menegaskan bahwa InOne Smart Technology bukan bertindak sebagai OEM (Original Equipment Manufacturing) seperti Foxconn yang hanya memproduksi smartphone untuk Apple.

InOne memiliki hak untuk memproduksi sekaligus menentukan desain atau elemen smartphone yang mereka pasarkan yaitu ODM (Original Design Manufacturer), dimulai dari Lenovo K9.

"Kerja sama ini berlangsung selama lima tahun, dan rencananya hingga Q2 2019 akan ada enam atau tujuh smartphone Lenovo yang akan kami rilis. Beberapa brand lain juga menjadi bisnis yang sama dengan hadir ke Indonesia lewat principle lain yang bekerja sama," jelas Evan.

Dia menyebutkan, ada beberapa negara overseas Lenovo yang kini operasionalnya dipengang InOne tapi sudah siap berjalan dengan model bisnis yang sama seperti di Indonesia.

"Dimulai dari Thailand, Malaysia, dan lain-lain. Sementara Banglades dan Nepal sudah berjalan karena Lava di negara tersebut sangat kuat. Core bisnis Lava di kawasan Asia Selatan memang lebih kuat."

Bicara segmentasi antara Lenovo dan Lava, pihak InOne juga sudah menyadari bahaya kanibalisme merek dari strategi dual brand. Evan mengungkapkan bahwa Lava ditujukan segmen mid-low atau menengah ke bawah sementara Lenovo akan di segmen mid-high.

Lenovo K9 yang dibanderol Rp2.199.000 sudah memenuhi kadar TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) 30 persen dan diproduksi di fasilitas pabrik InOne di Cikarang.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

2 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.