Google Kembali Pamer Cara Kerja Duplex

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 02 Jul 2018 10:36 WIB
google
Google Kembali Pamer Cara Kerja Duplex
Google merilis video terkait cara kerja teknologi kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Duplex.

Jakarta: Google tengah menguji teknologi kecerdasan buatan karyanya, Duplex, terkait kemampuan pemesanan layanan melalui Google Assistant. Google turut merilis video yang menampilkan cara kerja Duplex secara lebih lengkap jika dibandingkan saat Google I/O.

Video tersebut turut menampilkan Duplex mengingatkan pegawai restoran bahwa pemesan tempat dilakukan oleh Duplex, bukan manusia. Pengingat ini juga akan menyebutkan bahwa percakapan tengah direkam.

Selain itu, video tersebut juga menampilkan bahwa untuk memerintahkan Duplex melakukan panggilan telepon semudah menyebut "Hey Google, pesankan meja untuk dua orang di Los Pollos Hermanos Selasa ini pukul 7 malam".

Duplex akan bertanya kepada pegawai restoran ketersediaan meja untuk dipesan pada antara pukul 7 hingga 8 malam, jika meja tidak tersedia di waktu awal yang diinginkan, pengguna batal memesan. Duplex juga menjanjikan kepada pengguna informasi terbaru dalam waktu 15 menit.

Setelah pemesanan selesai, Duplex akan mengirimkan pemberitahuan berisi informasi tersebut. Namun, Duplex dinilai membutuhkan sejumlah perbaikan sebelum resmi dirilis kepada pengguna secara luas.

Sementara itu, panggilan telepon yang dinilai terlalu rumit bagi Duplex akan dihubungkan kepada operator manusia di pusat panggilan Google.

Menurut VP of Product for Google Assistant Nick Fox, saat ini 80 persen panggilan yang dilakukan oleh Duplex tidak membutuhkan keterlibatan operator Google. Google diperkirakan ingin lebih meningkatkan kemampuan panggilan Duplex sebelum diluncurkan secara resmi.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.