Semakin Diperdebatkan, NVIDIA Pilih Hentikan Program GPP

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 06 May 2018 20:40 WIB
Semakin Diperdebatkan, NVIDIA Pilih Hentikan Program GPP
Kartu grafis NVIDIA.

Jakarta: Setelah proyek GeForce Partner Program (GPP) milik NVIDIA semakin diperdebatkan, perusahan kartu grafis atau GPU tersebut memilih secara resmi menghentikan program tersebut sebelum kondisi semakin keruh.

Dalam situs resmi, Director Partner Marketing NVIDIA John Teeple menyatakan bahwa GPP sejak awal berniat menyediakan teknologi dan inovasi GPU yang transparan bagi gamer dalam memilih kartu grafis dengan GPU NVIDIA. Namun, ketimbang membuat pembelaan atas miskomunikasi, mereka memilih untuk menghentikan proyek ini.

Seperti yang diketahui beberapa merek yang disebut telah bermitra di dalam proyek ini dikabarkan harus menyediakan sub-brand yang berbeda untuk produk kartu grafis dengan GPU NVIDIA dan AMD, misalnya ASUS yang merilis Arez karena ROG untuk NVIDIA.

Meskipun begitu ,Teeple menyatakan bahwa mereka tidak pernah memberikan kondisi atau persyaratan demikian. Justru berdasarkan penyelidikan yang dilakukan HardOCP pada beberapa manufaktur yang digandeng dalam GPP mengakui bahwa hal itu benar terjadi.

Para manufaktur yang digandeng dalam proyek menilai bahwa program tersebut terasa ilegal karena mengindikasikan tindakan anti-kompetisi dan merugikan mereka yang juga menjalin bisnis dengan AMD maupun Intel.

Ditambah, dari sisi konsumen apabila hal ini menjadi cara NVIDIA memonopoli pasar maka konsumen bisa kecewa karena kehilangan pilihan produk.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari kompetitor NVIDIA yaitu AMD atas hal ini. Beberapa waktu lalu Vice President & General Manager AMD Scoot Herkelman sempat menyindir NVIDIA lewat Twitter meskipun tidak menyebut nama NVIDIA.

Herkelman mengajak siapapun yang merasakan hal kurang enak dari program tersebut untuk berterus terang kepadanya dan dia menekankan dalam cuitannya bahwa setiap gamer harus mendapatkan kebebasan untuk memilih.
(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

4 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.