Google Play Book Terima Dukungan Audiobook

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 02 Apr 2018 10:30 WIB
google
Google Play Book Terima Dukungan Audiobook
Google memperluas kehadiran fitur audiobook pada Play Store.

Jakarta: Setelah memperkenalkan audiobook ke Google Play, Google memperluas ketersediaan fitur ini untuk meningkatkan pengalaman penggunaan dan penawaran penyesuaian lebih baik dari Audible dan iBooks.

Perluasan ini digulirkan melalui update untuk perangkat Android, iOS. dan perangkat dengan dukungan Google Assistant.

Pengguna dapat memberikan tanda pada audiobook, memungkinkan akses kembali bagian kesukaan dari audiobook kapan saja. Pengguna hanya perlu mengetuk ikon bookmark saat mendengarkan bagian tersebut, yang akan menciptakan penanda.

Fitur baru lain yang dihadirkan Google adalah pengendalian kecepatan narasi granular. Pengguna dapat mengatur kecepatan narasi tiga kali lebih cepat, atau lima kali lebih lambat pada preferensi.

Selain itu, tersedia juga fitur Smart Resume, secara cerdas memundurkan alur ke awal kalimat atau kata yang tertinggal, sehingga dapat dengan mudah kembali setelah jeda.

Dengan dukungan Google Assistant, pengguna dapat menambahkan audiobooks ke fitur Routines, yang dapat dilakukan dengan mengakses aplikasi Google Home. Fitur ini bertujuan membantu pengguna dalam menyisipkan waktu membaca di aktivitas sehari-hari mereka.

Update ini juga dibekali dengan ketersediaan fitur Family Library, memungkinkan pengguna untuk membagi audiobook dan e-book dengan hingga lima anggota keluarga, di 13 negara tambahan.

Negara baru tersebut termasuk Belgia, Jerman, Italia, Belanda, Norwegia, Polandia, Rusia, Spanyol, Swiss, Chili, Meksiko, Jepang untuk audiobook saja, dan Afrika Selatan.

Sebelumnya, Google mengumumkan bahwa mereka akan menutup layanan penyingkat URL, goo.gl. Mereka menyebutkan para pengguna baru dan anonim tidak lagi bisa membuat tautan menggunakan layanan goo.gl mulai tanggal 13 April mendatang.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.