Proyektor Epson Bisa Ciptakan Video Pemetaan Dalam Ruang

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 11 Apr 2018 07:39 WIB
epson
Proyektor Epson Bisa Ciptakan Video Pemetaan Dalam Ruang
Epson menampilkan pemetaan video di dalam ruangan.

Kuta: Kembali mencoba mendobrak tren penggunaan proyektor yang dahulu hanya untuk presentasi, Epson kian menggencarkan aktivitas pemetaan video atau Video Mapping di sejumlah tempat, yang terbaru adalah restoran di wilayah Seminyak, Denpasar, Bali.

"Jika sebelumnya kami lebih menampilkan di luar ruang, di eksterior gedung bersejarah atau gedung tinggi, kini kami ingin menunjukan bahwa proyektor kami juga bisa digunakan di dalam ruangan, melalui konsep Interior Mapping," ujar Country Manager Epson Indonesia Shimizu Tomoya.

Pemetaan dalam ruang atau Interior Mapping dijelaskan Epson juga menggunakan teknik Video Mapping, memungkinkan pengguna mengubah suasana ruangan dengan lebih mudah dan cepat, sesuai dengan tema acara yang tengah berlangsung.

Namun, agar dapat menampilkan hasil yang maksimal, Epson menyebut pengguna harus menggunakan proyektor dengan sumber cahaya laser, dan berbekal teknologi 3LCD dan panel LCD dan roda fosfor organik.

Penggunaan komponen organik tersebut ditujukan untuk menghadirkan daya tahan yang lebih lama jika dibandingkan dengan komponen inorganik.

Selain itu, Epson turut menyebut proyektor yang digunakan restoran bernama En Vie Lounge ini, yaitu Epson L1505U sebanyak 16 buah dan Epson L1405U sebanyak 4 proyektor, mengusung resolusi WUXGA dan resolusi 4K enhancement.

Proyektor ini juga telah dibekali dengan sistem koreksi warna intuitif guna mengganti warna dan tingkat kecerahan yang tidak seimbang.

Proyektor Epson ini juga didukung teknologi laser dan teknologi 3LCD, memungkinkannya memberikan warna hitam pekat pada saat tampilan hitam penuh, dengan meredupkan sumber cahaya dalam waktu yang sama berdasarkan sinyal input video.

Proyektor Epson ini menawarkan warna yang dapat disesuaikan untuk hue, saturation dan tingkat kecerahan bagi setiap warna dalam model RGB dan CMY. Dengan rentang kecerahan lebih dari 8.000 lumens memungkinkan proyektor menyesuaikan warna secara otomatis.

Penyesuaian ini dapat dilakukan berkat bekal kamera terintegrasi, berkemampuan untuk mendeteksi layar dengan warna tidak seimbang, dan memungkinkan proyektor secara otomatis mengkoreksi warna melalui kalibrasi. Selain itu, fitur ini juga mendeteksi warna yang tidak konsisten antara berbagai proyektor.

Sebagai informasi, sebelumnya Epson telah melakukan aktvitas Video Mapping pada sejumlah seperti Candi Prambanan, Museum Fatahillah, Istana Boneka TMII dan Museum Nasional.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.