Nokia Lepas Bisnis Kesehatan Digital

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 03 May 2018 09:40 WIB
nokia
Nokia Lepas Bisnis Kesehatan Digital
Nokia mengonfirmasi akan menjual bisnis Digital Health kembali kepada pemiliknya.

Jakarta: Setelah pers Prancis melaporkan pada minggu lalu bahwa Nokia tengah dalam tahap diskusi dengan Google, Samsung dan sejumlah perusahaan lokal untuk menjual bisnis Digital Health, Nokia mengonfirmasi dan memberikan informasi lebih detil terkait kesepakatan tersebut.

Selain akan menjual bisnis Digital Health, Nokia mengumumkan telah memasuki tahap negosiasi eksklusif untuk menjual bisnis tersebut dengan mantan pemiliknya, Eric Carreel, co-founder dan mantan pimpinan di Withings.

Nokia juga mengaku telah mengumumkan review dari opsi strategis untuk bisnis Digital Health pada bulan Februari 2018 lalu.

Rencana penjualan bisnis ini disebut Nokia sebagai bagian dari fokus utamanya dalam rangka menjadikan perusahaanya menjadi perusahaan lisensi dan terfokus pada kategori bisnis-ke-bisnis.

Menurut Nokia, transaksi ini menjadi pokok persetujuan dalam negosiasi, sedangkan kesepakatan diprediksi akan selesai pada akhir kuartal kedua tahun 2018.

Nokia masih belum membeberkan jumlah dana yang ditransaksikan pada kesepakatan untuk bisnis Digital Health tersebut. Sebelumnya, perusahaan asal Finlandia ini mengakuisisi Withings pada tahun 2016 lalu dengan nilai sebesar EUR170 juta atau USD203,3 juta (Rp2,9 triliun).

Sementara itu, dikabarkan akan dirilis pada minggu ini, kembali beredar gambar render terbaru dari Nokia X6 di media sosial Tiongkok. Dari foto-foto yang beredar Nokia X6 terlihat simpel dan ramping, meskipun ponsel itu diusung sebagai perangkat kelas menengah.

Sebelumnya, Nokia turut mengumumkan telah menciptakan software berbasis AI yang menyediakan layanan Cognitive Analytics for Customer Insight, atau analisis kognitif untuk mengetahui informasi pelanggan, terutama dari segi kepuasan terhadap layanan perusahaan.

Sementara itu, informasi yang beredar menyebut bahwa HMD berencana menghadirkan versi baru dari Nokia 2010. Ponsel ini tidak akan diumumkan hingga tahun 2019 mendatang untuk menandai ulang tahun model tersebut ke-25, yang pertama kali diluncurkan tahun 1994.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.