iPhone Basic Conan untuk Pecandu Smartphone

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 07 Jun 2018 08:04 WIB
apple
iPhone Basic Conan untuk Pecandu Smartphone
Conan Show menampilkan iklan parodi untuk menanggapi keluhan konsumen terkait kecanduan menggunakan iPhone.

Jakarta: Di tengah beredarnya keluhan menyoal Apple yang dinilai bertanggung jawab untuk kecanduan terhadap smartphone dan dituntut untuk melakukan sesuatu, raksasa teknologi ini memperkenalkan fitur Screen Time pada ajang tahunannya, WWDC.

Fitur Screen Time ini bertugas untuk mengukur durasi yang dihabiskan pengguna iPhone pada aplikasi tertentu.

Bahkan CEO Apple Tim Cook harus mengakui menemukan dirinya menggunakan produk karya perusahaan yang dipimpinnya dalam durasi terlalu lama, setelah menggunakan fitur Screen Time ini.

Hal ini memicu pembawa acara Conan Show memanfaatkan inisiatif Digital Health baru Apple sebagai inspirasi untuk menciptakan iklan komedi terkait dengan model iPhone terbaik, untuk menghentikan kecanduan konsumen terhadap smartphone.

Pada iklan tersebut, iPhone ini mengusung nama iPhone Basic dan hadir dengan bodi tanpa dukungan tombol ataupun layar.

Iklan tersebut menampilkan perangkat dengan gaya pemberitahuan serupa Apple, saat mendiskusikan cara model perangkat kelas low-end ini memungkinkan pengguna untuk lebih menikmati hidup dengan anak dan pasangan.

iPhone Basic ini juga ditampilkan mendorong pengguna untuk lebih banyak melakukan kegiatan luar ruang, dan memungkinkan pengguna menjadi diri mereka sendiri. Iklan tersebut telah dapat disaksikan melalui saluran YouTube milik Team Coco.

Perangkat yang ditampilkan pada iklan tersebut serupa dengan ponsel yang disebut sebagai noPhone, yang dirilis pada tahun 2014 lalu.

Ponsel tersebut dirancang untuk konsumen yang merasa kesulitan tidak membawa smartphone setiap harinya, dan hadir dalam balutan bahan plastik seharga USD12 (Rp165.960).

Versi dengan kemampuan selfie lebih baik, ditawarkan seharga USD18 (Rp248.886), hadir dengan stiker reflektif di bagian belakang perangkat tersebut.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.