Ini Hal yang Harus Diperhatikan Jika Mau Jualan Online

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 29 Nov 2016 17:55 WIB
e-commerce
Ini Hal yang Harus Diperhatikan Jika Mau Jualan Online
Enrico Lukman, Ricky Richmond Aldien, Haryo Suryo Putro, dan Muhammad Fahrian.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekarang ini, semakin banyak pihak yang berjualan secara online ataupun offline. Ricky Richmond Aldien, Senior Vice President Consumer Products Doku bahkan mengatakan, semakin banyak orang yang melakukan pembelian online, tapi melakukan pembayaran offline. Karena itu, dia mendorong agar para penjual offline yang ingin masuk ke dunia online untuk tidak merasa takut.

Muhammad Fahrian, Head of Project Management aCommerce mengatakan, penetrasi pasar nasional dapat lebih mudah dilakukan melalui online. Selain itu, membuka toko online juga dapat membantu pelaku usaha untuk menjangkau orang-orang yang tidak dapat dicapai oleh toko offline miliknya. 

Namun, dia menegaskan, saat pelaku usaha hendak terjun ke dunia online, sebaiknya mereka melakukannya dengan sepenuh hati. Selain itu, pihak manajemen juga harus mendukung. Satu hal yang harus diingat, katanya, adalah penjualan online tidak akan langsung menjadi besar.

"Anda harus sadar bahwa bisnis online adalah bisnis baru, jangan dibandingkan dengan bisnis offline Anda," kata CMO Alfacart, Haryo Suryo Putro. "Komitmen kami adalah ke konsumen, yaitu ke pelanggan dan juga penjual yang ada di kami. Bagaimana caranya kami memberikan platform dan pengalaman penggunaan yang lebih baik."

Bagi pihak yang hendak masuk ke bisnis online, Haryo menyarankan untuk bekerja sama dengan e-commerce marketplace. Alasannya adalah dengan bekerja sama dengan sebuah marketplace, maka setidaknya sang pelaku bisnis tidak harus menyiapkan semuanya sendiri. Selain itu, pihak marketplace telah memiliki pengalaman dan tim yang dapat membantu pelaku usaha untuk memasuki dunia e-commerce.

"Dengan menggunakan platform yang sudah ada, Anda bisa meminimalisir risiko. Jadi, tidak harus melakukan investasi besar di awal," kata Fahrian.

Meskipun banyak penjual offline yang mulai masuk ke ranah online, terkadang, yang terjadi justru sebaliknya: penjual online membuat toko offline. Menurut Ricky, toko online yang membuat toko offline biasanya adalah pihak yang menjual barang "yang perlu dipegang" seperti produk fesyen. Tujuannya adalah untuk memperkuat sebuah merek.

"Biasanya, orang membuka toko offline jika mereka menghadapi masalah kepercayaan atau menjual barang yang kalau dideskripsikan masih belum jelas," kata Fahrian. Dia menjelaskan, dengan adanya toko offline, maka calon pembeli dapat melihat barang yang dijual atau bahkan mencobanya. Biasanya, dia berkata, jika pelanggan sudah merasa puas dengan barang yang mereka beli, mereka akan menjadi pelanggan setia.


(MMI)

Mengulik Ponsel Berdaya 13 Jam LG X Power
Review Smartphone

Mengulik Ponsel Berdaya 13 Jam LG X Power

1 week Ago

LG X Power memang memiliki baterai yang awet dan dapat mengisi baterai dengan cepat. Sayangnya,…

BERITA LAINNYA
Video /