Samsung dan LG Ikut Sindir Apple Soal Baterai Ponsel Lama

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 29 Dec 2017 17:31 WIB
applesamsunglg
Samsung dan LG Ikut Sindir Apple Soal Baterai Ponsel Lama
GIliran Samsung dan LG yang membantah memperlambat performa smartphone dengan baterai menua.

Jakarta: Setelah HTC dan Motorola, Samsung dan LG juga mengonfirmasi bahwa perusahaan mereka tidak memperlambat ponsel berbaterai lama. Perlambatan tersebut menjadi perbincangan setelah Apple mengakui melakukan hal tersebut pada sejumlah iPhone guna menghindari kerusakan.

Dalam email yang dikirimkan ke Phone Arena, kedua perusahaan tersebut membantah pernah memperlambat kecepatan prosesor pada smartphone karyanya. Sementara itu, LG secara eksplisit berkomitmen untuk tidak akan memperlambat ponsel karyanya.

Samsung menyebut kualitas produk selalu menjadi prioritas utama Samsung, dan mengaku selalu memastikan usia baterai perangkat mobile Samsung melalui pengukuran keamanan berlapis. Samsung membantah mengurangi kemampuan CPU melalui pembaruan software seiring dengan siklus hidup ponsel.

Sebelumnya, HTC dan Motorola juga mengonfirmasi bahwa perusahaannya tidak memperlambat performa ponsel dengan baterai versi lama. Namun, Google belum dapat dimintai tanggapan terkait permasalahan tersebut.

Sementara itu, Apple telah meminta maaf karena memperlambat iPhone tanpa sepengetahuan pengguna. Apple juga menghadirkan program penggantian baterai baru dengan potongan harga sebesar USD29 (414 ribu), menjadi USD50 (Rp714 ribu).

Program tersebut lebih ditujukan untuk iPhone 6 dan terbaru, namun Apple mengaku hanya akan mengganti baterai perangkat yang lama dan telah benar-benar harus diganti. Saat ini belum tersedia informasi terkait waktu program tersebut resmi dimulai.

Secara resmi Apple menyebut bahwa baterai iPhone kehilangan kapasitas dalam besaran signifikan setelah mengalami siklus pengisian daya sebayak 500 kali. Sayangnya, informasi tersebut tidak banyak diketahui oleh konsumen.

Apple juga dilaporkan akan menggulirkan update pada awal tahun 2018, ditujukan untuk memastikan bahwa informasi terkait kesehatan baterai tersedia dapat diakses dengan mudah melalui ponsel cerdas karyanya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.