Untung Besar, Apple Beri Tunjangan Rp172 Miliar ke Tim Cook

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 29 Dec 2017 10:14 WIB
apple
Untung Besar, Apple Beri Tunjangan Rp172 Miliar ke Tim Cook
Apple dilaporkan memberikan kompensasi lebih tinggi untuk CEO dan eksekutif atas berkat pencapaian perusahaannya tahun 2017.

Jakarta: CEO Apple Tim Cook dan eksekutif di Apple dilaporkan menerima kompensasi besar untuk tahun fiskal 2017, setelah perusahaannya melebihi target keuntungan dan penjualan tahunan. Informasi ini berasal dari dokumen yang didaftarkan Apple ke U.S Securities and Exchange Commission.

Menurut dokumen tersebut, Tim Cook menerima kompensasi USD12,8 juta (Rp172.9 miliar) untuk tahun fiskal 2017. Jumlah tersebut meningkat hampir 47 persen dari kompensasi yang diterimanya tahun lalu, USD8,7 juta (Rp8,7 miliar).

Kesuksesan Apple pada tahun 2017 dapat tercapai berkat penjualan iPhone seri 7. Perangkat lain yang turut berkontribusi pada pendapatan Apple tersebut adalah iPad Pro, dan bisnis layanan seperti Apple Music, Apple Pay, dan iTunes.

Pada tahun fiskal 2017, Apple memperoleh pendapatan tahunan USD229,2 miliar (Rp3.097,3 triliun), melampaui targetnya sebesar USD225,2 miliar (Rp3.043,2 triliun). Pendapatan operasional Apple dilaporkan sebesar USD61,3 miliar (Rp828,4 triliun), meningkat dari tahun lalu sebesar USD57,9 miliar (Rp782,4 triliun).

Pencapaian Apple pada tahun 2017 ini merupakan kebangkitan kembali perusahaan asal Amerika Serikat tersebut, setelah mengalami kegagalan memenuhi target penjualan yang dipatoknya pada tahun 2016 lalu.

Pada tahun 2016, kompensasi Tim Cook menurun sebesar 15 persen, sebab Apple tidak mampu mencapai target finansialnya. Hal tersebut disebabkan oleh penjualan iPhone yang lebih lambat dibandingkan dengan prediksi, serta penurunan penjualan di salah satu pasar terbesarnya, Tiongkok.

Selain kompensasi, Tim Cook juga menerima saham Apple sebanyak 2,9 juta lembar dengan nilai penjualan saat ini mencapai sebesar USD500 juta (Rp6,7 triliun). Sementara itu, penjualan roduk terbaru Apple, yaitu iPhone X, iPhone 8, dan iPhone 8 Plus juga dilaporkan belum dapat mengalahkan penjualan iPhone seri 6.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.