CES 2018

Layar Baru MultiView Screen Bawa Dua Gamer Lihat Perspektif Berbeda Bersamaan

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 08 Jan 2018 12:31 WIB
teknologices 2018
Layar Baru MultiView Screen Bawa Dua Gamer Lihat Perspektif Berbeda Bersamaan
Layar proyektor ini mampu menampilkan dua gambar berbeda di satu layar dalam waktu bersamaan.

Jakarta: Startup yang berkecimpung di ranah layar, MirraViz, mengumumkan kesiapannya untuk memeriahkan ajang CES 2018, dengan memamerkan perangkat unik karyanya. Perangkat ini memungkinkan dua proyektor DLP menumpuk gambar pada satu layar.

Kemampuan perangkat ini memungkinkan dua pemain melihat dia gambar berbeda secara simultan. Teknologi ini, kelas MirraViz, dibangun ke dalam layar proyektor berlapis, dan telah dipasarkan sebagai produk mandiri seharga USD499 (Rp7,1 juta).

Bernama resmi MultiView Screen, produk ini memanfaatkan kemampuan permukaan reflektif dalam menangani sumber cahaya. Teknologi tersebut juga dijelaskan MirraViz, berbasis prinsip fisika dasar terkait salah satu lapisan optikal utama, termasuk penggunaan elemen optikal retro-reflection (RR) yang juga digunakan pada lalu lintas sinyal dan reflektor sepeda.

MirraViz juga menjelaskan dasar ide di balik RR adalah cahaya yang mencapai salah satu elemen RR akan dipantulkan kembali ke sumber cahaya, terlepas dari sudut pandang insiden. Hal ini berbeda dari permukaan reflektif umum yang memantulkan cahaya ke sudut pandang yang sama dengan sudut insiden.

Dengan kata lain, layar proyektor MirraViz menangkap satu gambar dan memantulkannya kembali ke arah yang sama dengan sumber. Hal ini memungkinkan penonton untuk duduk di sudut pandang yang sama untuk dapat melihat gambar yang cerah dan tajam, terlepas dari sumber cahaya lain yang dipancarkan oleh layar proyektor.

Pada video game, MirraViz menyebut perangkat ini memungkinkan dua pemain memainkan game yang sama di dalam satu ruangan tanpa perlu memanfaatkan fitur split-screen. Selain itu, perangkat ini dapat digunakan di ranah hiburan rumahan, memungkinkan sejumlah penonton di ruangan yang sama untuk menikmati konten masing-masing pada satu layar.

MirraViz juga menyebut tengah mengeksplorasi peluang untuk menjual produknya ke bisnis, termasuk untuk pameran pemasaran dan produk besar serupa CES, serta untuk mengiklankan tujuan tertentu di ruang publik.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.