Google Perketat Izin Pengembangan Aplikasi Android

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 13 Nov 2017 07:12 WIB
google
Google Perketat Izin Pengembangan Aplikasi Android
Google akan menghapus aplikasi pengguna API untuk penyandang disabilitas dengan tujuan berbeda dari Play Store.

Metrotvnews.com: Google mengumumkan rencananya menghapus seluruh aplikasi yang tidak sesuai dengan persyaratan pada perizinan "Permissions policy and Prominent Disclosure requirements". Sejumlah penggembang, disebut Google menyalahgunakan hal tersebut.

Menurut Phone Arena, Google menyebut menemukan sejumlah pengembang menggunakan API khusus yang diperuntukan bagi kreator aplikasi untuk penyandang disabilitas, guna menciptakan aplikasi lain dengan tujuan berbeda.

Google telah menghubungi pengembang tersebut dan meminta melakukan perubahan di aplikasi mereka.

Aplikasi yang menggunakan API khusus untuk pengguna penyandang disabilitas, termasuk LastPass, Tasker dan Network Monitor Mini, di antara sejumlah aplikasi lainnya. Pengembang memanfaatkan API Google tersebut guna menambahkan sejumlah fungsionalitas kepada aplikasi, yang tidak terkait tujuan awal Google.

Fungsionalitas tersebut termasuk pelapisan konten, pengisian kolom teks dan sebagainya. Google mengaku memiliki alasan tidak mengizinkan aplikasi tersebut memanfaatkan API ini. Sebab aplikasi tersebut, jelas Google, berpeluang menciptakan risiko keamanan setelah mendapatkan izin yang tepat.

Selain itu menurut Google, seluruh aplikasi yang gagal memenuhi persyaratan dalam kurun waktu 30 hari akan dihapus dari Play Store. Pilihan lain yang disediakan Google untuk pengembang pengguna API tersebut adalah menghapus permintaan untuk layanan aksesibilitas pada aplikasi mereka.

Sebelumnya, Google menggulirkan fitur baru pada sistem operasi Android 8.1 Developer Preview, dilengkapi dengan kemampuan deteksi waktu aktif perangkat, berpeluang membantu pengguna menghemat daya baterai dengan mengidentifikasi dan menandai aplikasi yang mencegah ponsel masuk ke dalam mode tidur secara mendalam.

Sementara itu, Google juga mengumumkan kesiapannya untuk memulai proses pengiriman unit pre-order earphone cerdas karyanya, Pixel Buds. Earbud sebelah kanan Pixel Buds tidak hanya berfungsi mengaktfikan fitur Google Assistant, juga bertugas mengaktifkan fitur Google Translate secara langsung. 


(MMI)