Google Pasang Sistem Keamanan Khusus Bulan Depan?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 02 Oct 2017 16:04 WIB
googlecyber security
Google Pasang Sistem Keamanan Khusus Bulan Depan?
Ilustrasi kunci fisik dari Google. (Yubico)

Metrotvnews.com: Google tengah mempersiapkan program baru untuk meningkatkan keamanan akun pengguna, dengan tujuan memastikan pengguna lebih aman dari serangan siber, menurut dua orang orang yang tahu tentang rencana Google.

Bulan depan, Alphabet Inc., perusahaan induk Google, akan meluncurkan layanan baru yang disebut Advanced Protection Program. Inisiatif ini akan memberikan berbagai fitur baru ke akun pengguna Google, seperti email. Salah satu fitur itu adalah mencegah pihak ketiga mengakses data pengguna, lapor Bloomberg

Untuk mengamankan akun, pengguna akan mendapatkan kunci keamanan fisik, sehingga tidak lagi harus menggunakan autentikasi dua faktor untuk melindungi akun mereka. Google berencana untuk memasarkan fitur ini ke sekelompok orang, seperti eksekutif perusahaan, politikus dan orang-orang yang merasa perlu untuk memiliki keamanan siber ketat. 

Google merilis software untuk USB Security Key pada 2014, yang didesain untuk meningkatkan keamanan, sama seperti fitur autentikasi dua faktor. Dengan autentikasi dua faktor, pengguna tidak hanya harus untuk memasukkan password untuk masuk ke dalam akunnya, tapi juga kode yang dikirimkan ke ponsel melalui SMS. 

Security Key dari Google berbentuk USB yang ketika dicolokkan ke komputer akan memungkinkan pengguna untuk membuat sistem keamanan yang lebih tangguh untuk akun Gmail dan layanan Google lainnya. Pada program baru Google, pengguna juga akan memiliki kunci fisik untuk mengamankan akunnya. 

Program baru ini akan mencegah program dari pihak ketiga mengakses email atau data pengguna yang tersimpan di Google Drive, ujar salah satu narasumber yang minta namanya tak disebutkan. Program ini akan terus diperbarui demi memastikan data pengguna tetap aman. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.