Samsung Pasang Browser Samsung di Google Play

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 01 Nov 2017 08:37 WIB
samsung
Samsung Pasang Browser Samsung di Google Play
Samsung menghadirkan aplikasi perambannya untuk ponsel bersistem operasi Android 5.0 Marshmallow dan selanjutnya.

Metrotvnews.com: Aplikasi Samsung Internet Browser sebelumnya hanya dapat dimanfaatkan oleh smartphone karya Samsung, seperti pada lini Galaxy, serta pada lini Nexus dan Pixel.

Kini Samsung memutuskan untuk menghadirkan aplikasi ini pada seluruh ponsel Android 5.0 Marshmallow dan selanjutnya.

Aplikasi yang dihadirkan Samsung pada perangkat Android tersebut dilaporkan Phone Arena sebagai versi stabil dari peramban Samsung tersebut. Aplikasi ini telah tersedia di toko aplikasi Android dan Samsung, yaitu Google Play Store dan Galaxy Apps Store.

Peramban ini akan mengarahkan pengguna ke halaman pencarian Google secara default, meski hal tersebut dapat diubah pada halaman Settings. Pengguna juga dapat mengubah mesin pencarian default dari Google menjadi Yahoo, Bing atau DuckDuckGo.

Selain itu, aplikasi peramban ini dibekali fitur bernama Dark Mode yang mampu mengubah teks berwarna hitam dan dengan latar belakang berwarna putih, menjadi teks berwana putih dengan latar belakang berwarna hitam.

Opsi ini menawarkan kemudahan bagi pengguna untuk membaca pada malam hari, serta mengurangi kelelahan pada mata pengguna.

Samsung turut menyediakan tuas pengaturan tingkat kontras pada tampilan peramban, yang dapat ditemukan pada menu Accessibility di Settings. Aplikasi ini juga didukung oleh ekstensi Chrome, memungkinkan pengguna untuk mengakses situs yang sudah ditandai pada peramban Chrome versi situs dari ponsel.

Tersedia juga opsi "Sync with Samsung Cloud" pada menu Settings, memungkinkan pengguna melakukan sinkronisasi situs yang ditandai atau bookmark, halaman yang disimpan dan tab yang terbuka di seluruh ponsel dan tablet bersistem operasi Android.

Sementara itu sebelumnya, Samsung memamerkan produk dari program Upcycling yang terdiri dari 40 smartphone Galaxy S5 dalam acara konferensi developer di San Francisco. Perangkat yang dimanfaatkan untuk menambang bitcoin menggunakan sistem operasi baru yang Samsung kembangkan untuk proyek Upcycling ini.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.