Soal VR, Headset Punya PlayStation Jadi yang Paling Laris

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 28 Nov 2017 12:09 WIB
virtual reality
Soal VR, Headset Punya PlayStation Jadi yang Paling Laris
Tampilan dari headset VR buatan Sony, PlayStation VR.

Jakarta: Jumlah perangkat VR (Virtual Reality) di pasar semakin banyak jenisnya. Sebagian besar masih ditujukan untuk bermain game. Lantas headset VR mana yang paling laku?

Firma riset pasar bernama Canalys baru ini menemukan bahwa tahun ini penjualan perangkat VR melebihi angka lebih dari satu juta unit. Ini merupakan pencapaian yang fantastis, mengingat harga headset VR yang masih mahal dan tidak banyak game yang tersedia.

Pada kuartal ke-3 tahun ini, Canalys menyebutkan penjualan headset VR di kelas high-end melebihi 1 juta unit. Di posisi satu, headset VR yang paling laku adalah Sony PlayStation VR, sementara Oculus Rift berada di posisi kedua dan HTC Vive di posisi ketiga.



Sony Playstation VR menguasai 49 persen dari 1 juta lebih penjualan unit headset VR. Oculus dengan 21 persen dan HTC sebesar 16 persen. Canalys menganggap hal ini tanda bahwa industri VR masih sangat sehat dan bertumbuh lebih besar dibandingkan sebelumnya.

"Adopsi VR di segmen consumer sangat bergantung sekali pada harga. Ketika harga headset VR turun menjadi lebih terjangkau maka langsung mendorong tingkat adopsi VR," ungkap Research Analyst Canalys Vincent Thielke. 

Menurutnya, jika harganya semakin terjangkau, pasar VR juga semakin besar. Dia memprediksi harga headset VR kelas high-end di kuartal ke-4 tahun ini akan semakin turun dan dibundel dengan beragam aksesoris tambahan. 

Secara garis besar, jika seluruh headset VR dibandingkan, headset kelas entry level seperti Samsung Gear VR dan Google Cardboard masih jauh lebih populer. Meskipun minim fitur, perangkat entry-level sangat masif mendorong adopsi VR.




(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.