Redwood Forest, Desain Kota Mars Rancangan Ilmuwan MIT

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 06 Nov 2017 10:13 WIB
antariksasains
Redwood Forest, Desain Kota Mars Rancangan Ilmuwan MIT
Konsep Redwood Forest (NASA Mars City Design)

Metrotvnews.com: Sudah bukan  rahasia jika fokus ilmuwan antariksa saat ini adalah untuk membawa manusia mendarat di planet Mars.

Sayangnya, hal tersebut tidak semudah membawa manusia ke Bulan. Selain harus melalui perjalanan yang sangat panjang dan berbahaya, para astronot juga harus bisa bertahan di lingkungan Mars yang sangat tidak bersahabat. Untuk itulah perlu struktur bagunan khusus jika manusia memang ingin mengkolonisasi Mars.

Ilmuwan dari seluruh penjuru dunia pun saat ini sedang berlomba merancang bangunan yang bisa digunakan untuk menopang kehidupan manusia di Mars. Salah satu yang paling menjanjikan adalah desain bangunan bernama Redwood Forest yang dirancang oleh ilmuwan dari MIT.

Menurut Futurism, Redwood Forest bakal tampak seperti bagunan dengan kubah berbentuk bola raksasa jika dilihat dari permukaan Mars. Kubah tersebut memiliki struktur khusus yang memungkinkan sinar matahari bisa masuk dan menghidupi tumbuhan yang ada di dalamnya. Redwood Forest juga merupakan konsep bangunan hijau dan diklaim bisa dibuat dengan material yang ada di Mars.



Keunikan Redwood Forest bukan dari bentuk di permukaannya, melainkan struktur bawah tanahnya. Bangunan ini memiliki jaringan bawah tanah yang bisa terhubung satu sama lain. Ini membuatnya bisa berperan sebagai rumah bagi 10 ribu manusia. Desainnya juga memungkinkan satu kubah Redwood Forest dengan yang lainnya bisa terhubung di bawah tanah.

Redwood Forest sendiri menggunakan konsep seperti pohon yang memiliki jaringan akar sangat luas di bawah tanah. Meski masih merupakan konsep, namun desain bangunan ini sudah menyabet juara pertama untuk kompetisi desain bangunan Mars yang diadakan NASA setiap tahunnya.

Bagaimana, Anda ingin tinggal di Redwood Forest?


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.