Terus Tumbuh, Pendapatan Alibaba Naik 56%

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 05 Feb 2018 14:51 WIB
alibabae-commerce
Terus Tumbuh, Pendapatan Alibaba Naik 56%
Pendapatan Alibaba Group masih terus naik. (Wang He/Getty Images/AFP)

Jakarta: Pendapatan Alibaba pada 2017 naik 56 persen dari tahun sebelumnya menjadi USD12,7 miliar (Rp171,3 triliun).

Pertumbuhan ini lebih besar dari target Alibaba sebelumnya, yaitu 53 persen. Hampir 90 persen (88 persen) dari pendapatan Alibaba berasal dari bisnis utamanya yang memberikan kontribusi sebesar USD11,2 miliar (Rp151,1 triliun).

Menariknya, bisnis cloud Alibaba juga meroket naik. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pendapatan divisi cloud Alibaba naik 104 persen menjadi USD553 juta (Rp7,5 triliun).

Kontribusi media digital dan hiburan juga naik 33 persen dari tahun sebelumnya menjadi USD832 juta (Rp11,2 triliun). Terakhir, pendapatan inovasi dan lain mencapai USD119 juta (Rp1,6 triliun). 



“Kuartal keempat tahun 2017 kembali menjadi periode yang memuaskan untuk Alibaba. Hal ini berkat menguatnya daya beli konsumen Tiongkok serta beragam layanan yang kami sediakan untuk pedagang dan konsumen,” ujar CEO Alibaba Group Daniel Zhang. 

"Bisnis utama kami menghasilkan arus kas bebas (free cash flow) sebesar US$7,1 miliar (Rp95,8 triliun) sepanjang kuartal terakhir 2017, sehingga memungkinkan kami berinvestasi di ‘New Retail’, komputasi awan, serta media hiburan digital dan globalisasi," kata CFO Alibaba Group, Maggie Wu. 



Tidak heran jika pendapatan Alibaba naik, mengingat jumlah pelanggan ritel di Tiongkok juga terus bertambah. Dalam periode 12 bulan yang berakhir pada September 2017, pelanggan aktif tahunan ritel naik 27 juta menjadi 515 juta.

Sementara pengguna mobile juga mengalami kenaikan. Pada Desember, pelanggan aktif bulanan ritel Tiongkok mencapai 580 juta, naik 31 juta dari bulan September. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.