Huawei Umumkan Pemenang ICT Competition Pertama Indonesia

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 19 Dec 2018 09:28 WIB
huawei
Huawei Umumkan Pemenang ICT Competition Pertama Indonesia
Huawei mengumumkan pemenang gelaran Huawei ICT Competition pertamanya di Indonesia.

Jakarta: Huawei mengumumkan pemenang ajang Huawei ICT Competition gelaran pertama di Indonesia. Huawei menasbihkan tim A dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai juara pertama kompetisi ini.

Tim A dari ITB terdiri dari tiga mahasiswa, yaitu Samuel Christian Coe, Bagas Purwa Sentika, dan Michal G. N. Sihombing. Sementara itu, juara kedua diraih oleh tim dari Universitas Telkom, dan juara ketiga disabet oleh tim dari Universitas Multimedia Nusantara.

“Melalui Kompetisi TIK ini, kami memunculkan semangat Connecting, Glory and Future karena kompetisi ini menghubungkan siswa dari seluruh negara di dunia, menghubungkan mereka dengan pengetahuan baru,” ujar CEO Huawei Indonesia Hudson Liu.

Pemenang pertama ajang ini berkesempatan untuk berkompetisi di tingkat regional, berhadapan dengan tim pemenang dari Malaysia, Singapura, Filipina dan Australia.

Pemenang dari tingkat regional tersebut akan berpeluang berkompetisi di Huawei ICT Competition tingkat global di Tiongkok pada bulan Mei 2019.

Sebelum menjadi juara, peserta kompetisi ini menjalani tahap seleksi melalui sejumlah tahapan, dari pembekalan materi, sertifikasi Huawei Certified Network Academy (HCNA). Dari tahapan tersebut, terpilih sebanyak 64 mahasiswa yang bersaing di babak final sebelum diumumkan menjadi pemenang.

Kompetisi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Huawei dalam membangun sumber daya manusia di Indonesia, agar dapat bersaing di ranah Teknologi Informasi dan Komunikasi global.

Hal ini mendapatkan dukungan dari pemerintah, yang diwakili oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Perusahaan teknologi global ga bisa sekadar masuk ke Indonesia. Mereka juga harus punya komitmen untuk bantu develop talent di Indonesia. Apalagi sekarang Indonesia dan dunia di tahap awal memasuki industri 4.0. Karenanya, pemerintah apresiasi komitmen Huawei ini,” pungkas Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.