Perangkat Lipat Microsoft Kembali Beredar di Internet

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 08 Oct 2018 07:42 WIB
microsoft
Perangkat Lipat Microsoft Kembali Beredar di Internet
Sejumlah dokumen dalam bentuk paket bahasa untuk OS Andromeda tersedia di Microsoft Store.

Jakarta: Pada bulan Juli lalu, Microsoft mengumumkan penundaan proses pengembangan perangkat lipat karyanya, berkodenama Andromeda, guna menyeimbangkan bisnisnya pada tahun 2018 ini. Namun, kini perangkat tersebut muncul kembali dalam sejumlah pemberitaan.

Pemberitaan tersebut hadir setelah sejumlah dokumen dalam bentuk paket bahasa untuk OS Andromeda tersedia di Microsoft Store.

Rangkaian teks dalam paket bahasa ini mengindikasikan bahwa perangkat lipat tersebut adalah ponsel, berkat referensi yang merujuk pada dialer dan kemampuan melakukan panggilan telepon.

Phone Arena menyebut menurut paket bahasa, pengguna akan dapat merekam panggilan telepon mereka secara otomatis.

Dokumen ini juga mengungkap bahwa perangkat akan berbekal dua layar terletak berlawanan dan satu layar eksternal, sedangkan mengetuk layar dua kali akan menonaktifkannya.

Perangkat lipat ini diperkirakan akan mendukung aplikasi Universal Windows Platform beserta sejumlah aplikasi tertentu yang dikembangkan secara khusus untuk Andromeda OS.

Perangkat Andromeda OS ini akan berbekal fitur yang memungkinkan pengguna menggambar bentuk tertentu untuk mengambil screenshot.

Perangkat ini juga berbekal pemindai sidik jari dan pemindai iris mata, serta mode Productivity yang memungkinkan unit perangkat terhubung dengan monitor eksternal. Selain itu, Microsoft Andromeda juga mengusung fungsi serupa PC desktop Continuum jika dihubungkan dengan layar eksternal.

Microsoft belum akan memperkenalkan perangkat OS Andromeda ini pada tahun 2018, namun diperkirakan masih akan terus dikembangkan dan dirilis pada tahun 2019.


(MMI)

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?
Review Smartphone

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?

1 day Ago

Seperti apakah Xiaomi Mi A2 Lite? Apakah ponsel ini bisa memikat hati? Berikut ulasan Medc…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.