Alibaba Kembangkan Akses E-Commerce Khusus Difabel

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 12 Nov 2018 14:43 WIB
alibabae-commerce
Alibaba Kembangkan Akses E-Commerce Khusus Difabel
Alat Smart Touch buatan Alibaba.

Jakarta: Raksasa internet dan e-commerce Tiongkok yakni Alibaba tampak ingin terus menjangkau siapapun untuk bisa menikmati layanan e-commerce mereka termasuk kalangan difabel khususnya tunanetra.

Dikutip dari Tech Crunch, Alibaba dalam dua tahun terakhir bersama dengan perguruan tinggi Tsinghua University Tiongkok mengembangkan sebuah teknologi untuk menghadirkan alat yang nantinya bisa mempermudah kalangan difabel untuk bisa mengakses layanan seperti e-commerce di ponselnya.

Dijelaskan bahwa kedua pihak mengembangkan sebuah lapisan material silikon yang dilengkapi dengan tombol sensor yang berfungsi sebagai Braille yang bisa melekat di atas layar smartphone. Silikon ini sendiri nantinya akan dijual dengan harga terjangkau.

Nantinya lapisan silikon ini akan bekerja mengikuti aplikasi yang mendukungnya. Silikon tersebut memiliki tiga buah tombol yaitu fungsi masing-masing tombol bisa disesuaikan dengan aplikasi yang sedang di akses di smartphone. Misalnya, perintah untuk membeli, membatalkan atau kembali.

Alibaba mengharapkan teknologi bisa membuat kalangan difabel bisa lebih mudah dan teliti dalam mengakses layanan berbelanja online selain mengandalkan fitur text to speech yang sudah ada di setiap smartphone.

Alat yang diberi nama Smart Touch ini juga disebut akan memiliki teknologi lain. Tombol yang melekat tadi juga akan berfungsi sebagai speaker yang bisa menghasilkan panduan audio saat smartphone menempel ke telinga.

Hal ini bertujuan untuk mengubah kebiasaan memaksimalkan volume di tempat umum yang mungkin membuat kalangan difabel kurangan nyaman saat berada di fasilitas publik. Sejauh ini Smart Touch buatan Alibaba hanya mendukung aplikasi buatan Alibaba saja.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.