Tumblr Kembali Masuk iOS

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 16 Dec 2018 17:08 WIB
appletumblr
Tumblr Kembali Masuk iOS
Tumblr melakukan sejumlah perubahan pada aplikasi versi iOS, sebagai upaya memerangi konten pornografi.

Jakarta: Sejak tahun 2017, Tumblr telah melalui sejumlah perubahan besar dalam manajemen, masing-masing dengan strategi baru dan rangkaian peraturan. Namun, tidak akan satupun yang sedrastis revisi kebijakan terakhir, didorong oleh pelarangan di App Store.

Dimiliki oleh Yahoo pada tahun 2013 hingga 2017, kemudian beralih di bawah pengawasan anak perusahaan Verizon, Oath, perusahaan berbasis di New York ini akhirnya menghilangkan konten terkait dengan pornografi.

Namun, saat Apple melaporkan permasalahan terkait dengan eksploitasi seksual anak-anak dan foto kekerasan yang secara rutin dibagian via layanan media sosial populer, Tumblr menyatakan akan melawan pornografi secara umum.

Hal ini menjadi langkah yang diprediksikan sejumlah pihak berbalik merugikan, sebab laporan TechCrunch pada tahun 2013 lalu memprediksi sebanyak 16,6 persen dari lalu lintas total Tumblr didorong oleh blog berkonten dewasa.

Sejak Verizon mengakuisisi Yahoo, jumlah konten tidak pantas yang dapat disampaikan via platform blogging mikro ini mulai menurun, namun penyensoran komprehensif dinilai masih merupakan faktor pengukuran yang beresiko.

Tumblr sempat dilaporkan mengimplikasikan algoritma untuk mendukung pendeteksian konten vulgar, meski dinilai sejumlah pihak berperforma kurang baik. Sementara itu, Tumblr telah mengubah sejumlah kebijakannya pada Community Guidelines pada update aplikasi terkini.

Perubahan tersebut melarang konten dengan jenis tertentu untuk ditampilkan di Tumblr. Perubahan ini telah dapat diperoleh pengguna iPhone atau iPhone dengan mengunduh update aplikasi dari App Store.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.