Google Hentikan Hangouts pada 2020?

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 01 Dec 2018 08:47 WIB
google
Google Hentikan Hangouts pada 2020?
Google dilaporkan akan menghentikan operasionalisasi Hangouts untuk konsumen pada tahun 2020.

Jakarta: Google dilaporkan akan menghentikan operasionalisasi aplikasi karyanya pada dua tahun mendatang. Hangouts dilaporkan akan tetap tersedia untuk pengguna bisnis, namun konsumen akan tidak lagi dapat menggunakannya setelah tahun 2020.

Sumber yang dikutip 9to5Google menyebut bahwa Google berencana menghentikan operasionalisasi Hangouts pada tahun 2020 mendatang. Hal ini dinilai tidak mengejutkan mengingat Google tengah mengembangkan Rich Communication Services (RCS).

Google berencana untuk menjadikan RCS sebagai standar layanan pesan untuk ekosistem Android. Google juga berjanji memberikan opsi layanan pesan lain sebagai pengganti Hangouts, kepada konsumen.

Sementara itu, Hangouts tetap dapat digunakan oleh pelanggan bisnis sebagai bagian dari paket G Suite, terdiri dari dua opsi yaitu Hangouts Chat dan Hangouts Meet.

Google telah memberikan indikasi terkait penghentian operasionalisasi Hangouts ini setelah mengumumkan fitur RCS Chat yang terintegrasi dalam aplikasi Android Messages.

Penghentian operasionalisasi Hangouts juga disebut selaras dengan semakin banyaknya operator yang mulai menambahkan dukungan untuk pesan RCS, sehingga layanan pesan Google ini dinilai tidak lagi relevan.

Sebelumnya, Google resmi mengubah merek penyedia layanan komunikasi seluler karyanya, Project Fi, menjadi Google Fi. Google juga mengumumkan jaringannya kini mendukung iPhone dan sebagian besar perangkat Android.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 week Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.