Startup Kioson Bersiap IPO

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 08 Sep 2017 16:44 WIB
teknologi
Startup Kioson Bersiap IPO
Kioson mengumumkan rencananya untuk melakukan penawaran publik awal atau initial public offering (IPO).

Metrotvnews.com, Jakarta: Kioson Komersial Indonesia mengumumkan rencananya untuk mengajukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Penawaran ini dinilai Kioson sebagai pilihan terbaik untuk memperkuat fundamental perusahaan secara jangka panjang.

“Rencana IPO ini merupakan bagian dari strategi kami dalam melaksanakan misi menjadi jembatan antara underserved market dengan teknologi digital. Kami melihat bahwa pasar yang belum terlayani oleh dunia digital masih sangat luas,” ujar Co-Founder Kioson, Jasin Halim, dalam keterangan resmi kepada Metrotvnews.com.

Pada IPO tersebut, lanjut Jasin, Kioson menawarkan sebanyak 150 juta lembar saham atau sebanyak 23,07 persen dari total modal yang dialokasikannya, dengan harga dari Rp280 hingga Rp300 per lembar saham. Melalui penawaran tersebut, Kioson menargetkan untuk memperoleh dana sebesar Rp42 miliar hingga Rp45 miliar.

Selain itu, Kioson juga menerbitkan sebanyak 150 juta Waran Seri 1 pendukung saham barunya, atau sebesar 30 persen dari total jumlah saham yang dialokasikan untuk dibagikan sebagai insentif bagi pemegang saham. Dalam menjalani proses penawarannya tersebut, Kioson menggandeng Sinarmas Sekuritas yang bertindak sebagai underwriter.

Kioson juga mengungkap rencananya untuk menggunakan 75,6 persen dana hasil IPO untuk mengakuisisi PT Narindo Solusi Komunikasi (Narindo), sementara sisa dana lainnya akan digunakan sebagai modal kerja. Akuisisi tersebut ditujukan utnuk memperkuat struktur Kioson, serta memperluas portofolio Perseroan sehingga dapat berkontribusi lebih baik terhadap kinerja keuangan.

Hadir sebagai jembatan antara pasar yang belum terlayani dengan teknologi digital, dan menargetkan untuk mendorong pertumbuhan jumlah masyarakat yang melakukan aktivitas belanja online. Sementara itu hingga April 2017, Kioson telah memiliki 15.000 mitra kios di 384 kota di Indonesia.

Kioson yang memiliki mitra dengan mayoritas berlokasi di kota lapis kedua ini menargetkan untuk menambah jumlah mitra hingga 100 persen pada akhir 2017. Sementara itu, produk dan layanan yang dihadirkan melalui aplikasi karya startup ini terfokus pada tiga kategori, yaitu layanan digital dan Payment Point Online Bank (PPOB), layanan keuangan, serta layanan e-commerce.


(MMI)