SAP Leonardo Center ke-2 Hadir di Singapura, untuk Apa?

Mohammad Mamduh    •    Kamis, 10 May 2018 22:46 WIB
sapcorporate
SAP Leonardo Center ke-2 Hadir di Singapura, untuk Apa?
Scott Russell, President of SAP AP

Jakarta: Penyedia solusi korporasi SAP mengumumkan kehadiran pusat riset dan inovasi SAP Leonardo Center di Singapura.

Ini merupakan pusat riset SAP Leonardo pertama di Asia Tenggara, yang diklaim menyediakan beragam solusi untuk perusahaan dan startup yang ingin menghadapi transformasi digital di wilayah Asia Pasifik dan Jepang.

Singapura merupakan salah satu negara dengan ekonomi yang cukup kompetitif di wilayah Asia Pasifik, dan peringkat ke-3 dunia, menurut World Economic Forum.

SAP Leonardo Center di Singapura merupakan yang ke-5 di dunia, dengan target sebagai tempat memamerkan semua solusi digital untuk pelanggan dan partner bisnis yang ingin mempercepat digitalisasi dengan solusi milik SAP.



“SAP Leonardo Center Singapura akan memamerkan semua inovasi digital yang bisa membantu perusahaan melayani pelanggan mereka secara cepat, mudah, dan efektif,” kata President SAP APJ Scott Russell.

“Kami ingin SAP Leonardo Center di Singapura menjadi pusat penggerak inovasi, yang nantinya akan memberikan ‘kecerdasan’ kepada lebih dari 70 ribu pelanggan di Asia Pasifik dan Jepang pada tahun 2022.”

Dalam peresmiannya, pihak SAP memamerkan sekitar 23 skenario digitalisasi yang berasal dari berbagai segmen. Selain untuk manufaktur, ada juga berbagai solusi yang berkaitan langsung dengan layanan public, dan sangat melekat dengan inisiatif smart city. Contohnya adalah digitalisasi di stadion yang memanfaatkan sensor untuk memantau status pengunjung.

Ada juga solusi yang akan memudahkan konsumen saat berbelanja rias wajah. Produsen alat rias wajah bisa memberikan melihat karakter wajah konsumen, dan memberikan rekomendasi yang sesuai, baik untuk konsumen baru maupun mereka yang sudah lama berlangganan.

Selain itu, pelanggan juga bisa mendapatkan informasi yang lebih lengkap terhadap produk yang selalu mereka pakai.

Pihak SAP menyebutkan, SAP Leonardo merupakan solusi yang ditawarkan untuk korporasi di berbagai kelas. Namun, target utamanya adalah mereka yang bergerak di skala kecil dan menengah, termasuk startup.

SAP Leonardo Center Singapura juga bakal menjadi basis SAP untuk meneruskan program University Alliance. SAP mengklaim telah menggandeng 1,7 juta mahasiswa dalam program ini, yang menyediakan edukasi mengenai transformasi digital.


(MMI)

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?
Review Smartphone

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?

2 days Ago

Seperti apakah Xiaomi Mi A2 Lite? Apakah ponsel ini bisa memikat hati? Berikut ulasan Medc…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.