Tim Cook: iOS Tidak akan Bergabung dengan macOS

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 21 Apr 2018 10:51 WIB
apple
Tim Cook: iOS Tidak akan Bergabung dengan macOS
CEO Apple Tim Cook membantah Apple akan menggabungkan iOS dan macOS.

Jakarta: Pada akhir tahun lalu, Bloomberg melaporkan bahwa Apple akan mengombinasikan dua sistem operasi karyanya, yatu iOS dan macOS. Hal ini akan memungkinkan Apple untuk menciptakan versi aplikasi yang akan dapat berfungsi pada iPhone, iPad dan Mac.

Aplikasi ini dilaporkan akan dapat berfungsi pada perangkat berlayar sentuh atau komouter yang menggunakan mouse dan keyboard, dan dikabarkan akan tersedia untuk pengguna perangkat Apple pada awal tahun ini. Namun informasi ini dibantah oleh CEO Apple Tim Cook.

Cook menjelaskan alasan Apple tetap memisahkan iOS dan macOS, dan tidak mewujudkan strategi tersebut. Cook menyebut bahwa kedua sistem operasi karya Apple ini sama hebatnya, sebab Apple terus berupaya untuk menghadirkan dukungan terbaik untuk keduanya.

Menggabungkan iOS dan macOS disebut Cook akan mengharuskan Apple untuk melakukan penyesuaian dan kompromi.

Cook mengaku sebagai perusahaan, Apple mungkin akan menjadi lebih efisien di kemudian hari. Namun penggabungan dua sistem operasi disebutnya bukan menjadi cara Apple melakukan efisiensi tersebut.

Sementara itu, Apple berupaya untuk memberikan medium yang memungkinkan pengguna mengubah dunia, atau mengekspresikan minat dan kreatifitas.

Penggabungan kedua sistem operasi ini juga disebut Cook akan membatasi kemampuan pengekspresian minat dan kreatifitas pengguna tersebut, menjadikannya hal yang tidak diinginkan oleh konsumen perangkat Apple. Hal ini bertolak belakang dengan laporan Bloomberg pada bulan Desember 2017 lalu.

Bloomberg menyebut bahwa Apple tengah mengembangkan rencana bertajuk Marzipan, yang menggabungkan kode dasar macOS dan iOS. Namun setelah bantahan COok, Apple diperkirakan akan memungkinkan pengembang iOS dan macOS untuk saling berbagi peralatan.

Hal ini diprediksi akan memberikan pengembang iOS insentif untuk menciptakan aplikasi untuk macOS. Tidak memungkinkan pengguna iOS dan macOS untuk mengunduh aplikasi universal, hal ini dinilai akan membantu Apple dalam memperbaiki toko aplikasi Mac App Store, yang hingga saat ini belum mengalami kesuksesan serupa App Store iOS.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.