Fujifilm Gelar Showroom di Surabaya, Apa Tujuannya?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 02 May 2018 14:27 WIB
fujifilm
Fujifilm Gelar Showroom di Surabaya, Apa Tujuannya?
Ki-ka: Johanes J. Rampi dan Noriyuki Kawakubo. (Medcom.id)

Jakarta: Fujifilm membuka showroom pertamanya di Surabaya hari ini, Rabu (2/5/2018). Ini merupakan showroom kedua yang mereka buat di Indonesia. Sebelumnya, mereka telah membuat showroom di Jakarta.  

"Kami ingin memberikan tempat yang menyediakan solusi fotografi, membuat toko terintegrasi untuk memperkenalkan produk-produk kami," kata Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, Noriyuki Kawakubo.

"Kami juga ingin bisa menjadi lebih dekat dengan konsumen setia kami di Surabaya dan kawasan sekitarnya."

General Manager Electronic Imaging Division Fujifilm Indonesia, Johanes J. Rampi juga menjelaskan bahwa tujuan mereka membuat sebuah showroom adalah tidak hanya untuk menjual produk Fujifilm, tapi juga untuk memberikan kesempatan bagi orang-orang untuk mencoba kamera mereka. 

Memang, di tengah showroom ini terdapat sebuah bangunan lego dengan berbagai kamera Fujifilm di sekelilingnya. Di sini, Anda bisa langsung mencoba mengambil gambar dari bangunan lego tersebut menggunakan kamera yang ada. 


Bangunan lego di tengah showroom Fujifilm di Surabaya. (Medcom.id)

"Kami ingin melakukan ekspansi," ujar Johanes saat ditanya mengapa Fujifilm memilih Surabaya.

"Kami ingin menyampaikan informasi tentang produk kami yang bisa digunakan oleh konsumen. Setelah sukses di Jakarta, kami ingin melakukan ekspansi ke kota besar lain. Surabaya terpilih menjadi kota tersebut."

Selain bagian untuk mencoba kamera dan lemari-lemari yang menunjukkan kamera, lensa dan aksesori buatan Fujifilm, showroom ini juga dilengkapi dengan beberapa bagian lain, seperti ruang kelas, Instax dan juga Wonder Print Station.

Wonder Print Station memiliki tiga komputer yang bisa digunakan untuk mengedit gambar yang ingin Anda cetak. Johanes menjelaskan, hingga akhir Mei mendatang, mereka akan mengadakan promosi yaitu pencetakan gratis hingga lima foto.

Menariknya, untuk mencetak foto di sini, Anda bahkan tidak harus membawa kamera Fujifilm. Dengan kata lain, gambar yang Anda ambil menggunakan ponsel sekalipun bisa Anda cetak. 


Wonder Print Station. (Medcom.id)

Marketing Manager Electronic Image Anggiawan Pratama menjelaskan, salah satu alasan Fujifilm melakukan ini adalah untuk mendorong generasi muda untuk kembali mencetak foto yang mereka ambil. Dia menyebutkan, foto yang dicetak akan lebih sulit untuk hilang jika dibandingkan dengan foto yang hanya disimpan secara digital.


Contoh penggunaan Instax sebagai hiasan di rumah. (Medcom.id)

Di showroom ini, Anda juga akan menemukan bagian Instax. Di sini, Anda tidak hanya bisa melihat berbagai kamera Instax dari Fujifilm, tapi juga bagaimana cara menggunakan hasil cetak foto sebagai hiasan di rumah Anda. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.