Google Ingin Kurangi Ekstensi Jahat di Chrome

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 02 Oct 2018 13:28 WIB
googlecyber security
Google Ingin Kurangi Ekstensi Jahat di Chrome
Google ingin perketat peraturan soal ekstensi di Chrome. (MI / Ramdani)

Jakarta: Melalui ekstensi pada Chrome, Anda bisa melakukan kustomisasi pada peramban Anda. Sekarang, Google telah meninjau kembali ekstensi-ekstensi yang ada untuk memastikan bahwa ekstensi tersebut tidak memiliki malware

Pada hari Senin, Google mengumumkan beberapa hal yang akan mereka lakukan terkait ekstensi. Pertama, mereka akan membiarkan Anda membatasi ekstensi yang berfungsi untuk memodifikasi halaman situs.

Dengan begitu, ekstensi itu hanya akan bekerja pada situs-situs tertentu. Selain itu, Anda juga bisa mengatur agar ekstensi itu akan meminta izin Anda sebelum ia memodifikasi sebuah situs. 

Google juga akan mengawasi ekstensi yang meminta kuasa besar akan peramban Anda. Mereka bahkan akan melarang ekstensi yang kode sumbernya dibuat sedemikian rupa sehingga sulit untuk dibaca, menurut laporan CNET

Mulai tahun depan, Google akan meminta para developer ekstensi untuk menggunakan autentikasi dua faktor sehingga mereka akan menjadi lebih aman.

Tujuannya adalah mencegah hacker jahat memanfaatkan akun developer untuk menyebarkan ekstensi yang mengandung malware atau kode jahat lain. 

Banyaknya ekstensi yang ada di Google Chrome menjadi salah satu alasan mengapa ada lebih dari satu miliar orang yang menggunakan Chrome. Saat ini, terdapat lebih dari 180 ribu ekstensi di Chrome.

Setengah dari ekstensi itu berfungsi untuk memblokir iklan, memeriksa tata bahasa, mengatur password, menerjemahkan bahasa asing dan lain sebagainya. 

Pada saat yang sama, keterbukaaan ekstensi untuk Chrome dan Chrome Web Store yang digunakan untuk mendistribusikan ekstensi-ekstensi itu justru membuka pintu baru bagi kriminal siber untuk menyebarkan malware, spyware, penambang cryptocurrency, dan berbagai ekstensi jahat lainnya. Inilah yang coba Google hentikan. 

"Penting bagi para pengguna untuk bisa yakin bahwa ekstensi yang mereka pasng aman, menjaga privasi dan memberikan performa yang baik," Kata Extension Product Manager Chrome, James Wagner. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.