Ada Malware Terpasang di Firmware Sejumlah Ponsel Android

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 25 May 2018 16:48 WIB
teknologi
Ada Malware Terpasang di Firmware Sejumlah Ponsel Android
Avast Threat Labs menemukan malware di sejumlah perangkat Android, bernama Cosiloon, terpasang di firmware.

Jakarta: Menurut laporan yang dirilis oleh Avast Threat Labs, beberapa ratus perangkat Android yang dibuat oleh ZTE, Archos, dan myPhone hadir dengan malware bawaan bernama Cosiloon. Malware ini menampilkan iklan berupa lapisan pada peramban default pengguna.

Karena terinstal pada level firmware, malware ini sulit untuk dihapus dan dihilangkan. Sebagian besar perangkat tersebut dilaporkan tidak mendapatkan sertifikasi dari Google dan menggunakan chipset yang diproduksi oleh MediaTek.

Avast juga melaporkan bahwa selama bulan April lalu, perusahaannya menemukan malware tersebut terinstal di 18.000 perangkat yang digunakan oleh pengguna solusi keamanan Avast di sejumlah negera, termasuk Rusia, Italia, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat.

Bahkan malware ini telah terdeteksi berdiam di perangkat yang berlokasi di lebih dari 100 negara di dunia. Avast telah berkomunikasi dengan Google terkait malware Cosiloon ini, dan mengaku telah berhasil mengurangi kemampuan malware di beberapa mode.

Untuk menjamin ketersediaan perlindungan di masa mendatang, Google mengharuskan setiap perangkatnya memiliki versi update dari Google Play Protect.

Google juga mengaku telah menginformasikan malware ini kepada pengembang, dan memotivasi mereka untuk memberikan solusi guna mengatasi malware tersebut.

Sebelumnya pada awal bulan Mei ini, peneliti dari Kaspersky Lab mengklaim menemukan SDK iklan yang terdapat di aplikasi justru menyebabkan kebocoran data pengguna.

Aplikasi akan menampilkan iklan yang berbahaya, bukan iklan yang seharusnya, dan diarahkan untuk mengunduh aplikasi berisi malware.

Sementara itu, saat menganalisis beberapa aplikasi kencan populer, Kaspersky Lab menemukan bahwa terdapat data pengguna yang tidak terenkripsi ditransmisikan melewati protokol HTTP yang tidak aman, sehingga menimbulkan risiko kebocoran data.


(MMI)

Honor 10, Saat Tampilan dan Fitur Premium Jadi Satu
Review Smartphone

Honor 10, Saat Tampilan dan Fitur Premium Jadi Satu

2 weeks Ago

Honor 10 menjadi smartphone flagship pertama Honor yang diboyong ke Indonesia.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.