Computex 2018

Project Precog, Prototipe Laptop AI dan Dua Layar dari ASUS

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 10 Jun 2018 10:11 WIB
asusComputex 2018
Project Precog, Prototipe Laptop AI dan Dua Layar dari ASUS
Marcel Campos, ASUS Global PC and Phone Marketing Senior Director. (Medcom.id)

Jakarta: ASUS memperkenalkan Project Precog dalam ajang Computed 2018 yang diadakan mulai 5 Juni lalu. Proyek yang kini hanya tersedia dalam bentuk prototipe merupakan laptop dengan dua layar. 

Selain itu, ASUS ingin menanamkan fitur kecerdasan buatan (AI) pada laptop ini, membuatnya bisa tahu cara Anda menggunakan laptop Anda. Tidak hanya laptop ini bisa diubah menjadi beberapa mode yang berbeda -- laptop, tent, book dan flat mode -- ia akan mengerti apa yang Anda butuhkan. 

Book mode ditujukan untuk orang-orang yang perlu menggunakan layar secara vertikal, seperti programmer. Sementara flat mode bisa digunakan untuk bermain atau untuk menunjukkan presentasi pada orang lain. 

Misalnya, ketika Anda tidak memasang keyboard pada laptop ini, maka ia akan menampilkan keyboard virtual pada salah satu layarnya. Marcel Campos, ASUS Global PC and Phone Marketing Senior Director menjelaskan, keyboard virtual pada Project Precog akan dapat mendeteksi letak jari Anda dan menyesuaikan posisi tombol sesuai dengan posisi tangan. 

Selain itu, AI pada laptop ini juga disebutkan akan bisa mengetahui jadwal Anda dan menghemat baterai sesuai dengan jadwal Anda.

Contoh yang diberikan oleh Campos adalah ketika Anda akan menghadiri meeting di sore hari, maka Precog akan menghemat baterai untuk memastikan baterai tidak habis sebelum pertemuan Anda. 

ASUS menyebutkan, Precog juga akan bisa mendeteksi keberadaan aksesori seperti stylus. Ketika stylus berada dekat dengan layar, maka ia akan secara otomatis masuk ke dalam mode menggambar. 

Project Precog masih berupa prototipe. Namun, ASUS berharap mereka bisa meluncurkan laptop ini pada 2019. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.