Ransomware Ini Paksa Korban Main PUBG

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 12 Apr 2018 08:22 WIB
cyber security
Ransomware Ini Paksa Korban Main PUBG
Tampilan ransomware PUBG. (KOTAKU)

Jakarta: Masih ingat dengan serangan malware jenis ransomware? Serangan ini bersifat mengunci atau menyandera data dan akses perangkat dan meminta korban membayarkan uang tebusan ke pelaku serangan siber.

Kini dilaporkan ada jenis baru serangan ransomware yang terbilang aneh, yakni PUBG Ransomware. 

Dikutip dari Kotaku, ada sebuah serangan ransomware yang memaksa korbannya bukan untuk membayar tebusan tapi memaikan game tersebut. Tim keamanan bernama MalwareHunter menjadi yang pertama kali menemukannya.

Disebutkan bahwa di halaman malware akan tertera tulisan bahwa pelaku hanya meminta korban untuk main game PUBG selama satu jam dan sebetulnya menyediakan cara lain.

Dalam halaman enkripsi tadi pengguna akan diberikan pilihan, memainkan game PUBG atau memasukkan sebuah kode kata kunci lewat permrograman. Berdasarkan informasi dari BleepingComputer, ransomware ini tidak memaksa Anda bermain game PUBG selama satu jam, hanya 3 detik sudah cukup.

Saat tim MalwareHunter mencoba melakukannya ransomware ini akan secara langsung menyediakan ekstensi file untuk memainkan PUBG dan memantau aktivitas korbannya saat bermain.

Setelah itu, ransomware langsung membuka enkripsi dan mengembalikan data serta akses korban di perangkat. Artinya malware ini tidak cukup serius alias hanya guyonan saja yang dibuat oleh pelaku untuk mebuat korbannya panik.


(MMI)

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan
Review Smartphone

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Oppo menghadirkan pengalaman menggunakan kamera dan hasil foto yang baik dan menyenangkan, berk…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.