Perkuat Purna Jual, Dell Tanam Software Pintar di Premium Support

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 05 Oct 2016 13:44 WIB
dell
Perkuat Purna Jual, Dell Tanam Software Pintar di Premium Support
Dell unggulkan layanan purnajualnya, terutama pada perangkat 2-in-1 terbarunya.

Metrotvnews.com, Surabaya: Dell mengunggulkan dukungan Premium Support dan Premium Service Center, terutama pada perangkat 2-in-1 yang diboyongnya pada workshop hari ini, Rabu (5/10/16).

Layanan ini ditujukan untuk menghadirkan kemudahan bagi pengguna dalam menginformasikan keluhannya.

"Premium Support dan Premium Service Center kami hadirkan untuk mempermudah konsumen dalam menginformasikan permasalahan yang dialami perangkat, serta diharapkan dapat memangkas waktu penyelesaian service perangkat konsumen," ujar ujar Consumer Country Director Dell Indonesia, Martin Wibisono.

Premium Support Dell ini didukung oleh software bernama Support Assist, berfungsi untuk menganalisis dan mendeteksi komponen pada perangkat. Analisa dan deteksi tersebut berguna untuk memperingatkan konsumen terkait kondisi perangkat, serta mempermudah dan mempercepat petugas layanan purna jual saat harus memperbaiki perangkat.

Analisis dan deteksi software ini akan tampil dalam bentuk notifikasi, saat menemukan perangkat dalam kondisi berbahaya dan perlu dilakukan tindakan.

Martin juga menambahkan bahwa software tersebut tidak dapat mengakses informasi lain pada perangkat, dan menyebut hanya dapat membagi informasi terkait komponen hardware kepada petugas.

Software Support Assist ini telah dapat dinikmati oleh pengguna perangkat Dell dengan sistem operasi Windows, namun hadir dalam versi opsional untuk perangkat dengan sistem operasi Linux. Pengguna perangkat Linux juga dapat memanfaatkan software ini dengan cara mengunduhnya di situs Dell Support.

Martin juga menjelaskan layanan Premium Service Center telah mencakup 330 kota di Indonesia, memungkinkan pengguna yang mengalami permasalahan pada perangkat untuk melakukan konsultasi dengan petugas via telepon. Layanan ini juga memungkinkan konsumen meminta petugas melakukan analisa dan perbaikan di lokasi yang diinginkan konsumen.

Sementara itu, saat disinggung soal penjualan secara digital, Dell mengaku belum memiliki rencana khusus untuk merambah ranah tersebut. Hingga saat ini, Dell Indonesia masih mengandalkan penjualan secara offline, melalui distributor mitra, seraya melanjutkan program sosialisasi perangkat 2-in-1 mereka.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.