Jerman Larang Facebook Kumpulkan Data Pengguna WhatsApp

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 03 Oct 2016 10:24 WIB
whatsapp
Jerman Larang Facebook Kumpulkan Data Pengguna WhatsApp
WhatsApp kini berbagi data pengguna dengan Facebook. (Dado Ruvic / Reuters)

Metrotvnews.com: Regulator privasi Jerman mengeluarkan perintah yang melarang Facebook mengumpulkan data dari pengguna WhatsApp di Jerman dengan alasan karena hal itu melanggar hukum perlindungan data di Jerman.

Keputusan ini muncul setelah adanya perubahan regulasi di WhatsApp yang mengatakan mereka akan berbagi data pengguna dengan perusahaan induknya, Facebook.

Hamburg Commisioner dari Data Protection and Freedom of Information, Johannes Caspar mengeluarkan perintah pada hari Selasa minggu lalu, menegaskan bahwa Facebook harus dengan segera menghentikan pengumpulan data pengguna WhatsApp di Jerman.

Melalui perintah itu, Facebook juga diperintahkan untuk menghapus data yang telah mereka dapatkan dari WhatsApp. 

Caspar berkata, berbagi data pelanggan hanya boleh dilakukan jika perusahaan-perusahan yang melakukannya telah membuat dasar hukum untuk melakukan itu.

Dia menambahkan, dalam kasus Facebook dan WhatsApp, Facebook belum mendapatkan izin pengguna. Caspar berargumen, seharusnya 35 juta pengguna WhatsApp di Jerman dapat memutuskan apakah mereka ingin data WhatsApp mereka tercampur dengan data Facebook.

"Itu harus menjadi keputusan mereka apakah mereka mau menghubungkan akun mereka dengan Facebook. karena itu, Facebook harus meminta izin mereka dulu. Dan hal ini belum Facebook lakukan," tulis Caspar seperti yang dikutip dari Threat Post.

Caspar melanjutkan, jika detail informasi seseorang tercatat di WhatsApp dan data itu tidak tersimpan pada Facebook, perusahaan media sosial raksasa itu dapat mengumpulkan data yang mereka tidak miliki.

Dalam sebuah pernyataan resmi, juru bicara Facebook berkata bahwa mereka akan bekerja sama dengan Hamburg Data Protection Agency.

"Facebook mematuhi peraturan perlindungan data yang ada di Uni Eropa. Kami akan bekerja sama dengan Hamburg DPA untuk menjawab pertanyaan mereka dan menyelesaikan masalah yang mereka khawatirkan akan terjadi," tulis pernyataan tersebut.

Jika Anda tidak ingin data WhatsApp Anda diberikan ke Facebook, Anda bisa mencoba cara ini.




(MMI)

Redmi 5 Plus, Tambah Plus Dibandingkan Saudaranya
Review Smartphone

Redmi 5 Plus, Tambah Plus Dibandingkan Saudaranya

1 week Ago

Pakai embel Plus, Redmi 5 Plus membawa beberapa peningkatan dibandingkan saudaranya yang dirili…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.