Bukalapak dan Kominfo Edukasi UMKM Soal Jualan Online

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 14 Sep 2017 14:26 WIB
bukalapake-commerce
Bukalapak dan Kominfo Edukasi UMKM Soal Jualan Online
Bukalapak ingin memberikan edukasi pada pihak UMKM yang belum berjualan online.

Metrotvnews.com: Bekerja sama dengan Direktorat Pemberdayaan Informatika dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bukalapak mengadakan roadshow edukasi untuk pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).

Tujuan edukasi ini adalah untuk mengajarkan cara berjualan secara online, sehingga pelaku UMKM bisa meningkatkan produktivitas dan memperluas jangkauan pemasaran mereka. Program yang dinamai "UMKM Go Online" ini akan diadakan di seluruh wilayah Indonesia dan akan berlangsung mulai bulan Agustus 2017 hingga Desember 2019. 

“Kami melihat tengah terjadi perubahan perilaku belanja masyarakat di Indonesia, dari konvensional menjadi online. Hal ini dikarenakan bisnis online yang tengah diminati oleh masyarakat luas," kata Muhammad Fikri, Head of Community Management Bukalapak. "Melalui kegiatan roadshow ini, kami ingin mengedukasi para pelaku UMKM, yang tersebar di seluruh Indonesia, agar dapat memanfaatkan platform online untuk lebih kreatif dalam memasarkan produk-produk mereka."

Kegiatan edukasi yang diadakan oleh Bukalapak bersama Kominfo ini mengundang lebih dari 250 peserta umum. Jumlah UMKM yang diharapkan bisa diedukasi melalui program UMKM Go Online ini adalah 20 ribu UMKM. Para peserta akan mendapatkan bimbingan untuk mendigitalisasi bisnis mereka dan pada akhir pelatihan, mereka akan bisa bergabung menjadi penjual di Bukalapak. 

"Melalu kerja sama ini, kami berharap untuk dapat mendigitalisasikan sekitar 8 juta UMKM tersebar di seluruh Indonesia untuk memajukan, meningkatkan inovasi, daya saing serta produktivitas mereka,” ujar Harry Hartono, Kasubdit Peningkatan Kapasitas TIK, Dlt.PI Kementerian Kominfo.

Saat ini, Bukalapak telah memiliki hampir 2 juta penjual serta komunitas penjual di 70 kota. Komunitas ini berfungsi untuk memberikan edukasi pada UMKM yang belum mendapatkan akses ke digital atau penjual online yang omsetnya masih rendah. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.