Galaxy Note 7 tak Lagi Hantui Galaxy Note 8

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 25 Sep 2017 14:59 WIB
samsunggalaxy note 8
Galaxy Note 7 tak Lagi Hantui Galaxy Note 8
Samsung Galaxy Note 8. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Samsung harus menarik kembali Galaxy Note 7 yang mereka luncurkan tahun lalu karena ponsel tersebut rentan terbakar. Masalah ini membuat Samsung harus menelan kerugian sebesar USD3 miliar atau sekitar Rp39,2 triliun.

Namun, dalam acara peluncuran Galaxy Note 8 di Djakarta Theater hari ini, Senin (25/9/2017), masalah Galaxy Note 7 tidak lagi terlihat menghantui. So Djin Gie, Vice President IT & Mobile, Samsung Electronics Indonesia bahkan mengatakan, jumlah Galaxy Note 8 yang dipesan konsumen Indonesia pada tanggal 8-18 September lalu melampaui jumlah pesanan untuk lini Galaxy Note dari tahun-tahun sebelumnya.

"Hanya dalam waktu 3 hari, jumlah pesanan Galaxy Note 8 berhasil melampaui apa yang dicapai dalam pre-order Galaxy S8," ujar So Djin Gie. Dia menyebutkan, Samsung justru melihat masalah pada Galaxy Note 7 sebagai kesempatan. "Karena itu, kita menggunakan 8 point battery check pada sistem pemeriksaan kualitas,"katanya. 

So Djin Gie merasa, salah satu alasan di balik suksesnya pre-order Galaxy Note 8 adalah karena pengguna lini Galaxy Note yang cenderung setia. "Respons konsumen jauh dari ekspektasi kita," ujarnya. "Salah satunya, karena memang banyak sekali pengguna setia yang menunggu Note 8 ini."

Di Amerika Serikat, Samsung menawarkan diskon untuk para mantan pengguna Galaxy Note 7 yang ingin membeli Galaxy Note 8. Saat ditanya apa Samsung akan menawarkan hal yang sama di Indonesia, So Djin Gie menjelaskan, salah satu keuntungan yang didapat oleh pengguna setia Galaxy Note adalah mereka akan mendapatkan informasi pre-order secara langsung dan lebih awal.

"Privilege paling besar yang mereka dapatkan adalah mereka akan menjadi basis bagi kami untuk mengeluarkan teknologi baru," ujar So Djin Gie. 


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.