Facebook Luncurkan Pesaing Google Home Tahun Depan?

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 02 Aug 2017 07:56 WIB
facebook
Facebook Luncurkan Pesaing Google Home Tahun Depan?
Facebook dikabarkan tengah mengembangkan speaker cerdas pesaing Google Home, dan perangkat chat video.

Metrotvnews.com: Rumor terkait Facebook tengah mengembangkan speaker cerdas muncul sekitar satu minggu lalu, meski informasi detil terkait cara kerja perangkat dan peluang peluncurannya di pasar masih belum dapat dipastikan.

Menurut Phone Arena, informasi terbaru yang beredar menyebut Facebook berencana menghadirkan perangkat tersebut sebagai pesain Amazon Echo dan Google Home. Laboratorium Facebook Building 8 dikabarkan tengah mengembangkan perangkat berkemampuan chat video.

Perangkat chat video tersebut dilaporkan akan didukung oleh sistem operasi Android. Raksasa media sosial ini juga dikabarkan tidak berencana untuk mengembangkan sistem operasi karyanya sendiri untuk perangkat tersebut, alih-alih memilih Android, meski dikabarkan dapat berubah di masa mendatang.

Perangkat chat video tersebut akan dilengkapi layar sentuh dengan ukuran serupa layar pada laptop, lensa kamera wide-angle, mikrofon, serta speaker untuk konferensi video. Fitur tersebut akan didukung oleh kecerdasan buatan karya Facebook, diklaim mampu menghadirkan performa lebih baik dari kompetitornya.

Unit prototipe perangkat ini juga tengah diujikan pada laboratorium Facebook, dengan layar berukuran antara 13 inci hingga 15 inci. Kamera menjadi fitur yang tengah diuji Facebook, yang memungkinkan kamera secara otomatis memindai orang di sekitarnya dan mengunci fokus pada wajah mereka.

Selain itu, kamera 360 derajat untuk perangkat chat video yang sama juga tengah menjalani proses pengembangan, meski dikabarkan belum akan selesai saat perangkat diluncurkan. Untuk harga, Facebook dilaporkan berencana memasarkan speaker cerdasnya tersebut seharga USD100 (Rp13,3 juta).

Perangkat video chat dikabarkan akan dipasarkan dengan harga mencapai ratusan dollar AS. Kedua perangkat ini diprediksi akan diluncurkan pada kuartal dua mendatang, dalam konferensi pengembang F8.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.