Apple Dapat Izin Uji Teknologi 5G

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 28 Jul 2017 10:54 WIB
appletelekomunikasi
Apple Dapat Izin Uji Teknologi 5G
Apple nantinya akan membuat iPhone 5G.

Metrotvnews.com: Apple telah mendapatkan lisensi eksperimen dari Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) untuk menguji teknologi 5G, khususnya, spektrum gelombang milimeter jarak pendek di frekuensi 28GHz dan 39Ghz, seperti yang dilaporkan oleh DSLReports.

Pada musim panas lalu, FCC membagikan spektrum tersebut pada perusahaan-perusahaan yang ingin menguji teknologi 5G. Mengingat iPhone merupakan salah satu ponsel favorit, Apple adalah salah satu pemain penting dalam dunia internet mobile. Karena itu, tidak heran jika perusahaan pembuat iPhone itu memutuskan untuk menguji teknologi 5G, lapor The Verge.

Pada bulan Mei lalu, Apple memang telah mengajukan permintaan untuk lisensi percobaan. Tujuan mereka adalah untuk mengumpulkan data teknis yang relevan tentang bagaimana sebuah perangkat beroperasi menggunakan teknologi 5G yang akan ditawarkan oleh operator telekomunikasi di masa depan. Dengan kata lain, mereka tengah mempersiapkan iPhone 5G yang suatu hari akan mereka luncurkan. 

Satu hal yang menarik adalah keputusan Apple untuk menguji gelombang milimeter untuk teknologi 5G, terutama karena 2 operator telekomunikasi AS, Sprint dan T-Mobile, justru enggan untuk menggunakan spektrum dengan frekuensi tinggi yang Apple tengah coba. Jaringan 5G T-Mobile akan fokus pada spektrum 600MHz, yang memiliki jarak lebih luas dan frekuensi lebih rendah sementara Sprint tertarik untuk menggunakan frekuensi 2,5GHz. 

Namun, saat ini, belum ada standar 5G yang telah disetujui. Karena itu, ada kemungkinan, nantinya, teknologi 5G akan menggunakan spektrum gelombang milimeter dengan frekuensi tinggi dan gelombang frekuensi rendah dengan jarak pendek serta berbagai teknologi lain. Salah satu fungsi 5G adalah untuk memudahkan perangkat terhubung ke internet atau dengan satu sama lain. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.